Buol, Suarautara.com – Tim Monitoring dan Petugas Pemungut Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah objek pajak restoran guna memastikan penggunaan alat cash register berjalan dengan baik dan efektif.
Kepala Bapenda Buol, Lani Irawati Saleh, SE., Ak., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan alat cash register di berbagai pusat kuliner, restoran, dan rumah makan berjalan sesuai peruntukannya.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memantau kembali cash register di beberapa pusat kuliner dan restoran agar penggunaannya berjalan efektif sesuai peraturan,” ujar Lani Irawati Saleh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui sebelumnya, Bapenda Buol telah melaksanakan demo penggunaan alat cash register kepada para wajib pajak, agar mereka dapat mengoperasionalkan perangkat tersebut dengan baik dan benar.
Menurut Lani, penggunaan cash register merupakan bagian dari terobosan inovasi digitalisasi pajak daerah yang mulai diterapkan di Kabupaten Buol. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi kebocoran penerimaan pajak sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Terobosan inovasi baru di Kabupaten Buol ini dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah sehingga mampu menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini Bapenda Buol terus mengembangkan dan memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai bagian dari peningkatan layanan kepada masyarakat yang lebih efektif dan efisien,” ungkap mantan Asisten III Setda Buol itu.
Ia menambahkan, Bapenda Buol menargetkan adanya peningkatan signifikan dalam realisasi PAD pada tahun 2025, terutama dari sektor pajak restoran dan hotel yang menjadi salah satu penyumbang utama.
“Kami optimistis, dengan penerapan sistem digital dan monitoring rutin ini, target PAD tahun 2025 dapat tercapai bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya,” tegas Lani Irawati Saleh.
Bapenda Buol berkomitmen untuk terus mendorong transformasi layanan pajak berbasis teknologi digital, sebagai bagian dari upaya mendukung visi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan modern [red]






















