Suarautara.com, Banggai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Banggai kembali mengukir prestasi gemilang dalam dunia kepramukaan.
Dipimpin oleh Kepala Madrasah Hj. Hasniar J, S.Pd.I, MIN 1 Banggai berhasil meraih Juara Umum Tingkat Penggalang SD/MI
Pada kegiatan Kemah Bersama (Kembar) Kwartir Ranting (Kwarran) Luwuk yang digelar di Bumi Perkemahan Maleo, Desa Koyoan, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung sejak 17–20 September 2025 ini diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari berbagai sekolah dan madrasah di Kecamatan Luwuk.
Penutupan perkemahan pada Sabtu malam (20/9/2025) ditandai dengan upacara resmi dan penyalaan api unggun gembira.
Momen yang paling ditunggu dalam kegiatan tersebut adalah pengumuman para pemenang lomba. Gudep MIN 1 Banggai tampil luar biasa dengan menyapu bersih sejumlah lomba dan meraih prestasi sebagai berikut :
Juara 1 Lomba Tanda Pengenal Pramuka
Juara 1 Lomba Tanda Kecakapan
Juara 1 Lomba LKBB Variasi
Juara 1 Lomba Rangking 1
Juara 2 Lomba Rangking 1
Juara 3 Lomba Rangking 1
Juara 2 Lomba Menu Tradisional
Juara 2 Lomba Semaphore Kreasi
Juara 2 Lomba Memasak Kamabigus
Dengan raihan 4 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu, MIN 1 Banggai resmi ditetapkan sebagai Juara Umum Penggalang SD/MI pada perhelatan akbar Kwarran Luwuk 2025.
Kepala MIN 1 Banggai, Hj. Hasniar J, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kerja sama semua pihak.
Alhamdulillah, atas izin Allah dan dukungan para guru, pembina, orang tua, dan anak-anak sholeh-sholehah, kita bisa meraih juara umum. Ini berkat kerja keras dan kebersamaan yang luar biasa,” ungkapnya.
Selain lomba, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi pembina pramuka se-Kabupaten Banggai.
MIN 1 Banggai turut mengirimkan lima orang pembina yang berhasil lolos dalam kegiatan tersebut.
Selamat kepada para pembina MIN 1 Banggai yang telah mengikuti KMD. Semoga ilmu yang didapat bisa diterapkan untuk persiapan Kemah Madrasah Oktober nanti di Toili,” tambah Hj. Hasniar.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan doa, madrasah dengan latar belakang agama pun mampu bersaing dan berprestasi dalam kegiatan kepramukaan di tingkat daerah.( AM’oks69 )
























