Buol, Suarautara.com – Warga Desa Lamakan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol digegerkan dengan ditemukannya delapan kasus suspek campak, dengan satu anak meninggal dunia. Seluruh kasus tersebut diketahui memiliki hubungan epidemiologi.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium, satu orang telah dinyatakan positif campak setelah spesimen darahnya dikirim ke laboratorium rujukan di Surabaya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buol bersama lintas sektor langsung bergerak cepat dengan menyelenggarakan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi tanggap wabah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah-langkah yang dilakukan antara lain diantaranya Melakukan koordinasi lintas sektor, dan Melaksanakan sosialisasi ORI kepada masyarakat Desa Lamakan.
Menyasar 165 anak usia 9 bulan hingga di bawah 16 tahun untuk diberikan vaksin MR
Pada hari pertama, capaian imunisasi telah mencapai 75 persen, yaitu sebanyak 125 anak berhasil mendapatkan vaksin MR
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar Lahamade, S.Gram, Apt, M.AP, menegaskan pihaknya akan terus memaksimalkan capaian imunisasi agar seluruh anak di Desa Lamakan terlindungi dari bahaya campak.
> “Campak adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Karena itu kami mengajak seluruh orang tua untuk membawa anak-anaknya mengikuti imunisasi MR agar terhindar dari risiko penyakit ini,” ujar Gamar kepada Suarautara.com, Minggu (21/9/2025).
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan gejala campak pada anak, seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya ruam di kulit.(ucan)






















