Buol, suarautara.com – PT PLN menggelar sosialisasi terkait rencana pengadaan tanah untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUUT) 150 KV Leok–Tolinggula. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Harmoni, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kamis (4/9/2025).
Rencana pembangunan jaringan transmisi listrik ini disambut positif oleh masyarakat, terutama karena akan memberikan dampak langsung berupa kompensasi ganti rugi lahan bagi warga yang lahannya terdampak pembangunan tapak tower. Setidaknya ada empat desa yang masuk dalam wilayah pembangunan, yakni Desa Bodi, Desa Tayokan, Desa Lunguto, dan Desa Harmoni yang menjadi tuan rumah sosialisasi.
Kepala Desa Harmoni, La Ode Desi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihak PLN telah menjelaskan secara terbuka mengenai mekanisme ganti rugi. Setiap lahan masyarakat yang terkena titik pemasangan tower akan dihitung luasannya dan diganti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PLN menjelaskan dengan jelas bahwa lahan yang terkena tapak tower akan diganti rugi sesuai ukuran dan besaran nilai tanah. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat, karena selain mendapat kompensasi, pembangunan ini juga diharapkan membawa manfaat bagi kemajuan daerah,” ungkap La Ode Desi kepada suarautara.com.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat tampak dari kehadiran peserta sosialisasi yang berasal dari empat desa tersebut. Warga menyambut baik penjelasan pihak PLN, terutama karena proses pembangunan ini dilakukan dengan mengedepankan musyawarah, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat.
Selain membahas soal teknis ganti rugi, pihak PLN juga menjelaskan pentingnya pembangunan SUUT 150 KV Leok–Tolinggula bagi ketersediaan energi listrik di wilayah Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Infrastruktur ini akan memperkuat sistem kelistrikan, menjamin keandalan pasokan listrik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.
“Dengan adanya pembangunan jaringan transmisi listrik ini, ke depan masyarakat tidak hanya menerima manfaat ganti rugi, tetapi juga akan menikmati dampak jangka panjang berupa pasokan listrik yang lebih stabil dan andal,” terang perwakilan PLN dalam sosialisasi.
Pembangunan SUUT 150 KV Leok–Tolinggula ini merupakan bagian dari program strategis PLN dalam memperluas jaringan transmisi di wilayah Sulawesi. Proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai target, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.(ucan)

























