KKT Jeneponto Hanya Satu, Jangan Ada Upaya Adu Domba

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Makassar – Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Dr Alimuddin, SH, M.Kn menegaskan organisasi paguyuban masyarakat Jeneponto hanya ada satu. Hanya Kerukunan Keluarga Turatea.

“KKT hanya satu. Tidak ada KKT versi lain. Tidak ada KKT pilar-pilaran,” tegas Alimuddin usai rapat koordinasi PP KKT di Hotel Jolin Makassar, Senin (6/12).

Pernyataan Alimuddin ini merespons adanya upaya memecah paguyuban KKT di sejumlah provinsi di Indonesia. Paguyuban itu menamakan dirinya KKT Jeneponto Pilar KKSS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alimuddin mengatakan tidak masalah KKT menjadi pilar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Sebagai paguyuban tingkat provinsi, KKSS memang perlu didukung oleh paguyuban masyarakat tingkat kabupaten seperti KKT.

Yang terpenting kata dia, pilar pendukung itu tidak membentuk organisasi baru. Termasuk organisasi di tingkat provinsi. Alasannya, organisasi baru itu berpotensi memecah belah warga paguyuban di tingkat akar rumput.

Menurut dia, masyarakat Jeneponto terutama yang berdomisili di luar Makassar harus terus membangun soliditas dan solidaritas sesama warga Jeneponto di tanah rantau.

Mantan anggota DPRD Sulsel itu menambahkan masyarakat Jeneponto dikenal sebagai masyarakat yang paling kuat persatuannya. Mereka selalu mengedepankan prinsip akbulo sibatang accera sitongka-tongka.

Sekjen KKT, Abdul Rachmat Nur menambahkan organisasi KKT memiliki legal standing yang jelas. Ini dibuktikan dengan Keputusan Menter Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0001513.AH.01.08 tahun 2021 tentang Perkumpulan Kerukunan Keluarga Turatea.

Keputusan Menkumham itu ditandatangani langsung Dirjen Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muzhar pada 1 November 2021.

 

 

 

Laporan : Firman Syam

Berita Terkait

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan
TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan
Fahrul Damalante Bawa FD Apparel FC Raih Gelar Juara Hardianto Rasyid Cup 2026 Kalahkan Tanjung Tuwis FC 4-0
Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik
Polsek Belitang III Ajak Warga Ikut Nonton Bareng Acara Piala Dunia 2026
O2SN Banggai 2026 Dimulai Sekda Ramli Tongko Bacakan Sambutan Bupati Amirudin tentang Semangat Prestasi Nasional
Pemkab OKU Timur: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Harus Dibangun Lewat Tata Kelola yang Baik
Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional, Polda Sumsel Gelar Bhakti Sosial Terpadu di OKI

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:59 WITA

Status Area Plengsengan Dipertanyakan Aktivitas Bongkar Muat BBM dan Pungutan Retribusi di Kawasan Pelabuhan Ferry Luwuk Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WITA

TK Cinta Kasih Ibu Honbola Lepas 14 Siswa Semangat Mencetak Generasi Emas di Tengah Keterbatasan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:55 WITA

Fahrul Damalante Bawa FD Apparel FC Raih Gelar Juara Hardianto Rasyid Cup 2026 Kalahkan Tanjung Tuwis FC 4-0

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WITA

Desa Pisou Wakili Banggai di Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026 Pemkab Optimistis Raih Hasil Terbaik

Senin, 15 Juni 2026 - 11:18 WITA

Polsek Belitang III Ajak Warga Ikut Nonton Bareng Acara Piala Dunia 2026

Berita Terbaru