Banggai, Suarautara.com – Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M, secara resmi membuka Seminar Awal Roadmap Potensi Tanaman Perkebunan Kabupaten Banggai Tahun 2025, yang digelar pada Rabu (06/08/2025) di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah ( BRIDA ) Kabupaten Banggai.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BRIDA Kabupaten Banggai dan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, yang turut dihadiri oleh pimpinan perangkat daerah, para camat, akademisi dari Universitas Tompotika, serta pelaku usaha sektor pertanian.
Dalam sambutan daringnya, Ketua Tim Peneliti Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Aminudin Afandhi, M.S., menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Banggai. Ia berharap, kajian awal ini dapat menjadi pijakan awal kerja sama jangka panjang di berbagai bidang penelitian lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari ini kita bersama akan mengkaji dan mematangkan draft Roadmap dan Rencana Aksi Pengembangan Tanaman Perkebunan Kabupaten Banggai 2025–2030, dengan fokus pada pengembangan tanaman kelapa lokal,” ujar Prof. Aminudin.
Ia menambahkan bahwa dokumen ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi diharapkan menjadi arah kebijakan strategis jangka menengah dan panjang bagi pembangunan sektor perkebunan di Banggai.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin, yang membacakan sambutan Bupati, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama strategis antara BRIDA dan Universitas Brawijaya, yang dinilainya dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan berbasis riset dan inovasi.
Sinergi ini sangat penting untuk membangun kebijakan dan program pembangunan yang berpihak pada penguatan sektor perkebunan,” ujar Wabup Furqanuddin.
Ia juga menegaskan pentingnya hasil kajian ini untuk menyusun rencana pembangunan yang mencakup penataan kawasan, pengembangan varietas lokal, hilirisasi produk, hingga kemitraan antara petani, koperasi, dan pelaku industri.
Saya mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif, berkontribusi dalam FGD, serta menyumbangkan data dan gagasan demi keberhasilan kajian ini,” tambahnya.
Setelah pembukaan resmi oleh Wabup, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh anggota Tim Peneliti Universitas Brawijaya, Dwi Retnoningsih, S.P., M.P., yang menjelaskan garis besar penyusunan roadmap dan strategi pengembangan perkebunan di Banggai.
Sekretaris BRIDA Banggai, Muh. Ikhsan Budiono, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian awal dari pelaksanaan MoU antara Pemkab Banggai dan Universitas Brawijaya, yang akan berlanjut ke tahapan penelitian lapangan selama tiga bulan dan ditutup dengan Seminar Akhir.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian, yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Banggai.
( AmryMokoagow )






















