Gempita Sulteng Siap Suksekan Program Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, SUARAUTARA.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus mewujudkan Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK yakni mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani

Untuk mewujudkan ini, Kementan membangun korporasi petani dengan membentuk Kelompok Usaha Berusaha (KUB) yang dilaksanakan dalam program Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita).

Koordinator Wilayah Gempitan Sulawesi Tengah, Ade Surya Saputra kepada sejumlah awak media mengatakan, bahwa pembentukan Gempita dan KUB merupakan langkah nyata untuk melakukan pemberdayaan dan regenerasi petani yang menjadi tuhas utama Kementan. Kedua hal ini merupakan ujung tombak untuk merealisasikan Nawacita Jokowi dan sekaligus visi Kementan dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani,” terangnya Rabu (26/6/2024), di salah satu Kafe di Kelurahan Kali.Buol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dikatakan, Korda Gempitan Buol, Dian Prasetyo, SH mengatakan pembentukan KUB merupakan langkah nyata untuk melakukan pemberdayaan dan regenerasi petani yang menjadi tuhas utama Kementan. Kedua hal ini merupakan ujung tombak untuk merealisasikan Nawacita Jokowi-JK dan sekaligus visi Kementan dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

“KUB juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden untuk membentuk pendampingan bagi Petani agar petani tidak dibiarkan berjalan sendiri-sendiri dengan membangun korporasi petani. Ini sama halnya membentuk KUB di semua daerah,” kata Dian, dalam siaran persnya, Rabu, 26 Juni 2024.

Dian juga menjelaskan pembentukan KUB merupakan solusi untuk menjawab terjadinya penurunan rumah tangga petani.“Karena itu, dengan adanya KUB ini, kami berharap benar-benar dapat meningkatkan pemberdayaan dan regenerasi petani serta mampu tingkatkan peran kelompok wanita tani,” ujar dia.

Untuk mewujudkan ini, Dian menegaskan KUB harus mampu bermitra dengan sumber-sumber permodalan, informasi pasar, dan bermitra dengan jaminan asuransi. Inilah menjadi tantangan pemuda tani yang tergabung dalam Gempita sehingga membangun pertanian yang meningkatkan nilai tambah, melindungi dan menyejahterakan petani.

“Karena itu, KUB harus dioptimalkan dan difasilitasi pemerintah sampai ke pengawalan. Dengan KUB, pertanian menjadi idolanya para pemuda tani dan pemuda akan diperebutkan gadis desa,” tuturnya.

Menambahkan hal ituy korwil Gempita Sulteng, Ade Surya menambahkan KUB merupakan wadah untuk menampung profesionalitas kelompok muda pertanian, menerapkan pola pengelolaan pertanian yang efektif dan hasil secara optimal. Faktor SDM, manajerial, jaringan yang dimiliki pemuda tani yang mengelola KUB mampu memberikan kontribusi akan bangkitnya sektor pertanian.

“Jika pemuda tani bergerak dan sekaligus mampu menjadi pelaku usaha agribisnis, Pertanian Indonesia akan maju dan menguasai pangan dunia,” ungkapnya.

Ia juga, mengungkapkan, melalui rembuk manajer KUB atau korporasi ini, pemuda tani diharapkan berperan sebagai pelayannya kelompok tani. Karena itu, dengan KUB dapat membangun sendiri industri benih, industri pupuk, aplikasi-aplikasi peralatan modern, pengolahan pasca panen modern hingga pemasaran.

“Dengan konsep ini, petani tidak akan jalan sendiri-sendiri. Selain ada penyuluh, petani juga dikawal oleh pemuda tani. Intinya keterlibatan pemuda tani untuk tumbuh kembangkan kelembagaan petani agar petani sejahtera dan minat pemuda tinggi terjun ke dunia pertanian,” pungkasnya. Redaksi/Tim

Berita Terkait

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun
Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi
Sekdis Dukcapil Banggai Hasanudin Ba adi Pimpin Briefing Pelayanan dan Efisiensi Anggaran serta Optimalisasi WFH
Menang Praperadilan 9 Warga Loli Oge Nama Dipulihkan Hakim Nyatakan Status Tersangka Tidak Sah
LBH – R Sulteng Siap Dampingi Wartawan Korban Ancaman Pembunuhan di Touna Tegaskan Ini Ranah Pidana
Seleksi Eselon II Banggai Mengerucut Panitia Hanya 14 Jabatan Terisi dari 15 Formasi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Selasa, 21 April 2026 - 20:18 WITA

DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga

Selasa, 21 April 2026 - 18:05 WITA

Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WITA

Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi

Selasa, 21 April 2026 - 01:29 WITA

Sekdis Dukcapil Banggai Hasanudin Ba adi Pimpin Briefing Pelayanan dan Efisiensi Anggaran serta Optimalisasi WFH

Berita Terbaru