BOLMONG,SUARAUTARA – Kasus dugaan keracunan yang menimpa ratusan siswa sekolah dasar terjadi beberapa waktu lalu di kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menjadi perhatian serius Penjabat Bupati Limi Mokodompit.
Orang nomor satu di kabupaten Bolmong itu, langsung turun ke sekolah yang siswanya terkena kasus dugaan keracunan, Selasa 24 Oktober 2023.
Salah satunya adalah SD Negeri 2 Lolak di Desa Tombolango, di sekolah itu, Penjabat Bupati Limi Mokodompit bertemu langsung dengan para guru dan kepala sekolah untuk mendengarkan langsung kronologi dugaan keracunan ratusan murid SD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami para siswa.
” Saat kejadian itu, saya langsung laporkan kepada gubernur, karena kebetulan ada rapat bersama dengan pak gubernur, Beliau langsung perintahkan instansi terkait hentikan sementara program tersebut, hingga ada hasil resmi dari BPOM,” kata bupati.
Hadir dalam kunjungan Bupati itu, tiga kepala sekolah yang siswanya terduga keracunan, kepala dinas pendidikan, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sulut, Dinas Kesehatan, Camat Lolak dan para guru.
Menurutnya, insiden itu di luar dugaan karena pada delapan kali penyaluran sebelumnya masih normal saja.
“Syukur Alhamdulillah kondisi anak-anak sudah membaik dan pulih kembali. Saat ini mereka sudah pulang ke rumah, karena kemarin langsung tertangani secara medis. Para dokter pemkab juga masih melakukan cek rutin anak-anak yang di rumah,” jelasnya.
Ia juga meminta agar para guru sebagai orang tua di sekolah tetap menjaga, mengayomi dan mengawasi setiap program yang masuk ke sekolah.
“Saya berharap, para guru tetap berkordinasi dengan pemerintah terkait program yang masuk di sekolah. Harus dipastikan semuanya nyaman dan berjalan dengan baik,” pungkas bupati.
Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lolak, Keracunan massal setelah minum susu bantuan dari pemerintah, Senin (23/10/2023). Akibat peristiwa ini ratusan pelajar pusing, sakit perut, lemah, mual – mual, munta dan sakit badan.
Sekolah yang terdampak Keracunan Susu yakni SDN 1 Lolak, SDN Motabang dan SDN 2 Lolak.
Bantuan susu dan makanan tersebut dari DKP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), merupakan program Jenius dari Badan Pangan Nasional dan disalurkan oleh DKP Provinsi melalui DKP kabupaten dan kota di Sulut.
Samsu melangi

























