Pemberian Gelar Adat Kepada Hadi Pandunata Diduga Keliru

Kamis, 1 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.BMR– Hadi Panduwinata diberikan gelar adat dalam bahasa Mongondow sebagai ‘ Tongganut In Ta Motompira’, artinya seorang yang menjadi inspirasi dalam mengajak dan melakukan kebaikan.

Pemberian gelar tersebut diberikan oleh Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya (Amabom), yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, pada bulan lalu.

Namun banyak pihak dan tokoh masyarakat BMR yang menilai pemberian gelar adat tersebut sangat keliru. Karena menurut mereka pemberian gelar adat adalah hal yang sakral dan harus selektif apa dan siapa yang pantas di berikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menganggap tanggapan dari Ormas LBI (Laskar Bogani Indonesia) melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Toan Tongkasi.

“Siapa dia ? dan apa yang sudah berikan untuk daerah kita ini sehingga dia diberikan gelar adat tersebut, Saya kita Amabom lebih tahu hal itu, ” Ujar Toan.

Menurut Tongkasi jika gelar tersebut diberikan AMABOM kepada Pandunata itu sah sah saja yang penting tidak mengklaim atas nama seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Raya

Karena setahu kami kelima daerah di Bolaang mongondow raya itu baru kabupaten bolaang mongondow selatan yang sudah ada kelembagaan adatnya,dan gelar adat tersebut sifatnya hanya pemberian dari sekelompok komunitas saja dan bukan atas nama masyarakat Bolaang mongondow raya keseluruhan, “Terangnya.

Disisi lain tokoh pemerhati budaya dan adat Bolaang mongondow Sumitro Tegela mengatakan bahwa menyandang gelar adat itu sesuatu yang amat berat dan sakral bagi yang menerima gelar adat tersebut karena baik yang memberi maupun yang menerima gelar adat harus jelas dan tahapannya tidak semudah itu.

Siapa yang memberi dan siapa yang menerima harus jelas,karena ini klaim adat dan budaya daerah setempat, ”Jelas Sumitro Tegela salah satu pemerhati budaya dan adat Bolaang Mongondow Raya.

Tegela juga menambahkan bahwa pemberian gelar adat kepada seseorang ini harus selektif dan aturan sudah diatur dengan aturan pemerintah di mana pemberian gelar tersebut harus dari lembaga ataupun organisasi yang resmi.”Jangan sampai pemberian gelar adat ini justru akan mencederai adat dan budaya kita sendiri”. ujar Tegela yang juga pemilik akun History Bolaang Mongondow.

Pihak Amabom sendiri selaku lembaga yang memberikan gelar adat kepada Hadi Pandunata hingga tulisan ini naik belum bisa terhubungi namun upaya konfrmasi akan secepatnya di upayakan.*(Tim)

Berita Terkait

Hadiri Penutupan MTQ XXXI Sulteng 2026 Wabup Furqanuddin Apresiasi Kafilah Banggai Raih Peringkat Empat
Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik
Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab
Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai
Dialog Budaya: Jejak Langkah Kreatif Asrul Sani
Pemkab OKU Timur Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten OKU
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

Hadiri Penutupan MTQ XXXI Sulteng 2026 Wabup Furqanuddin Apresiasi Kafilah Banggai Raih Peringkat Empat

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WITA

Dorong Pariwisata Bahari, KUPP Luwuk dan Pemkab Banggai Sosialisasikan Operasional Kapal Wisata Teluk Lalong

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:04 WITA

Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:42 WITA

53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab

Berita Terbaru

Nasional

Gus Lilur Desak Presiden Agar Copot Dirjen Bea Cukai

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:28 WITA