Dinilai Tak Konsisten Soal Pernyataan Pencabutan Izin IUP KUD Nomontang, LP2KP Dan LAKRI Minta Gubernur Copot Kadis ESDM

Selasa, 5 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLTIM – Anggota Divisi Investigasi Dewan Perwakilan Pusat Lembaga Pemantau Pembangunan Dan Kinerja Pemerintah (DPP LP2KP) Wahyudi Batalipu meminta Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas (Kadis) ESDM Sulut F. Maindoka.

Pasalnya, pernyataan Kadis ESDM dibeberapa media waktu lalu terkait dugaan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) OP KUD Nomontang berbeda-beda, salah satunya di Media ini, dimana dalam percakapan melalui pesan singkat Whatsapp pada tanggal 6 Juni 2022, kadis F. Maindoka, membenarkan pencabutan izin tersebut.
Namun  pernyataan Kadis dibeberapa media lain seperti dilansir dari media online MitraPol.com pernyataan Kadis justru memojokan oknum wartawan media ini dan seakan-akan menyebutkan oknum wartawan itu memuat berita Hoax dan mengatakan, “ada yang telefon-telefon, mungkin itu narasi mereka, tapi saya tidak pernah mengatakan bahwa itu sudah dicabut karena saya (Kadis) belum pegang surat,”, ucap Kadis ESDM F Maindoka seperti diberitakan.
Hal yang sama juga dikatakan Direktur Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andy Riyadhi terkait pernyataan Kadis ESDM yang terkesan plin plan  dan tidak konsisten dengan membuat pernyataan di media.
Seharusnya seorang birokrat menurut Riyadi harus konsisten dengan apa yang diucapkanya terkait pernyataannya dibeberapa media terkait pencabutan izin IUP OP KUD Nomontang.
“Atau jangan-jangan pak Kadis telah mendapatkan tekanan sehingga pernyataanya berubah-ubah,” tegas Riyadhi kepada media ini.
Dan kalau itu benar bahwa Kadis tidak pernah mengatakan dan membenarkan terkait pencabutann izin tersebut pada oknum wartawan, seharusnya Kadis berupaya untuk melakukan tindakan hukum berupa melayangkan somasi ke oknum wartawan, namun sampai saat ini kok Kadis diam saja. Atau kadis takut melakukan somasi terhadap oknum wartawan karna ada bukti percakapan melalui pesan singkat  Whatsapp, dan percakapan itu saya sendiri sudah lihat keaslianya berupa nomor telefon milik pak kadis sama dengan nomor kontak yang tersimpan di Handphone saya,” ungkap Riyadi.
Sehingga itu saya juga meminta Gubernur untuk copot Kadis ESDM yang tidak konsisten dengan ucapanya, dan membuat kegaduhan antar sesama Pewarta dan masyarakat,” tegasnya.
(Rinto)

Berita Terkait

Diduga Minum Cairan Cianida, Ibu Rumah Tangga di Buyat Selatan Meninggal Dunia
Pemilik Lahan di Molobog Datangi Polres Boltim, Pertanyakan Laporan Dugaan Pengrusakan oleh Oknum PETI
Bupati dan Wabup Boltim Perdana Pimpin Apel Kerja Tahun 2025
Bupati Boltim Oskar Manoppo Bersama 8 Kepala Daerah Sulut Mengikuti Retreat AKMIL Di Magelang
Presiden Prabowo Lantik Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku Bupati – Wabup Boltim Periode 2025-2030
Sekda Boltim Hadiri Paripurna Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Boltim Terpilih 2025-2030
Polsek Modayag Bersama Warga Desa Badaro – Lanut Buka Akses Jalan Tertutup Material Longsor Tanah
Dalam Rangka Sambut Hari Bhayangkara ke – 78, Polres Boltim Gelar Bakti Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 17:48 WITA

Diduga Minum Cairan Cianida, Ibu Rumah Tangga di Buyat Selatan Meninggal Dunia

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:11 WITA

Pemilik Lahan di Molobog Datangi Polres Boltim, Pertanyakan Laporan Dugaan Pengrusakan oleh Oknum PETI

Senin, 3 Maret 2025 - 23:00 WITA

Bupati dan Wabup Boltim Perdana Pimpin Apel Kerja Tahun 2025

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:21 WITA

Bupati Boltim Oskar Manoppo Bersama 8 Kepala Daerah Sulut Mengikuti Retreat AKMIL Di Magelang

Kamis, 20 Februari 2025 - 20:36 WITA

Presiden Prabowo Lantik Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku Bupati – Wabup Boltim Periode 2025-2030

Berita Terbaru