SUARAUTARA, (Gorontalo) – Banyak yang beranggapan anak seorang petani tak bisa mengenyam pendidikan tinggi. Namun, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Fakultas Kesehatan dan Olahraga Jurusan kesehatan Masyarakat bernama Yusril Mamonto berhasil mematahkan anggapan tersebut.

Pria yang akrab disapa Oong ini merupakan anak dari seorang petani yang juga mantan kepala desa di Desa Tadoy I Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara. Ia berhasil lulus dengan IPK cumlaude memuaskan pada wisuda dan pengambilan sumpah periode bulan Juni, (22/6/2022).
Oong harus berjuang keras untuk dapat mengenyam bangku kuliah. Usai lulus dari SMK ia sempat mengalami kesulitan dana guna melanjutkan pendidikannya. Namun, ia bertekad harus mampu kuliah berkat dorongan orang tuanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akhirnya, ia diterima di Fakultas Ksehatan dan Olahraga UNG. Kala itu, anak petani itu bahkan masih kesulitan. Berbagai pekerjaan ia lakoni demi menambah hasil kiriman orang tuanya di kampung untuk tetap bertahan dengan kondisi ekonomi pra pandemic covid-19 di kota Gorontalo.
“Pada awal kuliah di Gorontalo saya hanya berbekal uang kiriman dari orang tua untuk bayar SPP dan sewa Kontrakan dan mencari sedikit tambahan agar dapat mengurangi beban orang tua,” kenangnya.
Dengan penuh ketekunan dan kerja keras, Oong akhirnya berhasil mendapatkan sedikit beasiswa dari Kampus. Ia pun mulai fokus mengembangkan ketertarikannya pada dunia kesehatan.
Oong pun mendapatkan banyak penghargaan dan prestasi di kelasnya,
Ia pun berpesan kepada para generasi muda untuk memiliki prinsip dalam hidupnya. Dengan begitu, akan banyak kemampuan yang bisa diasah dan dikembangkan.
“Apapun yang kita jalani saat ini niatnya adalah untuk ibadah, jangan hanya berprinsip hidup mengalir mengikuti air, Jadilah pribadi yang berbeda dan konsisten menekuni skill yang kita suka dan punya, maka dunia yang akan mencari kita,” imbuh dia.
Saat ini Oong tengah berencana akan melanjutkan pendidikan S2-nya di UNG. Namum masih mempersiapkan secara matang soal ekonomi atau biaya yang nantinya akan digunakan dalam studi tersebut.
Ia berharap mendapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini beasiswa, agar dirinya dapat kembali melanjutkan studi kesehatan masyarakat yang di raihnya di UNG itu.
Jadi jangan sekali-kali meremehkan orang. Anak petani pun bisa meraih sukses/ SUHolik
Editor : Ruslan Panigoro






















