SUARAUTARA.COM, Buol – Dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana jalan dan penahan aliran Sungai yang rusak dan mudah longsor di desa Hulubalang Kecamatan Paleleh Barat Kabupaten Buol, Pemerintah desa berupaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat disaat intensitas curah hujan tinggi dan lonsor dengan membangun Talut atau tembok penahan aliran sunggai dengan meminta bantuan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait.

Kepala Desa Hulubalang Arlan L. Amalu saat ditemui mengatakan kondisi Aliran Sungai yang ada di dusun 2 kian memprihatinkan, apalagi saat musim penghujan datang, hal ini bisa mengancam keselamatan warga setempat,” ungkap Arlan kepada suarautara.com, Jum’at (27/5/2022) di kantor Bupati siang tadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, Kondisi aliran sungai tersebut tak lagi berfunsi normal dikarenakan volume air meluap ada menggenai pemukiman warga dan bahkan kondisi ini berakibat fatal pada jalan Trans Buol – Gorontalo yang nyaris putus.

“ Jika tidak segera diatasi, maka akan terjadi abrasi besar-besaran dan berakibat fatal bagi warga disekitar sungai. Untuk itu kami telah berupaya melobi ke pemda dan semoga segera direalisasikan dalam waktu dekat ini,” jelas Arlan.
Respon pemda sangat baik jelas Arlan, karena proposal yang kita anggarkan sebesar 100juta akan segera direalisasikan pembangunannya, mengingat kerusakan aliran sungai merupakan program darurat yang harus segera diatasi.
“ hari ini saya menemui Pak Bupati, Wakil Bupati dan dinas terkait serta anggota DPRD Buol dan Alhamdulillah direspon dengat cepat semoga hal ini bisa terwujud guna memberikan kenyamanan bagi warga desa Hulubalang.” Tutupnya. (adv)
























