Lokakarya ke-7 Calon Guru Penggerak, Bupati Buol: Tiga Syarat Utama Seorang Guru

Selasa, 17 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Buol – Bupati Buol dr. Amirudin Rauf, Sp.og,M,Si hadiri lokakarya ke-7 Calon Guru Penggerak Se- Kabupaten Buol, bertempat di Aula Hotel Surya Wisata, Sabtu (14/5/2022).

Dalam sambutanya Bupati menjelaskan tanggung jawab guru bagi generasi sangatlah berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seorang guru harus memberi warna bagi masa depan generasi, khusunya menentukan warna masa depan daerah” ujar Bupati.

Apalagi menurut Bupati, tantangan zaman di era distruption dimana transformasi sosial telah berubah sangatlah cepat.

“Perkembangan tekhnologi bergerak sangat cepat dari apa yang kita pikirkan” sambung Bupati.

Oleh sebab itu, seorang guru harus harus mampu menyesuaikan dengan transformasi sosial yang bergerak sangat cepat. Guru akan menyiapkan generasi untuk berkompetisi di masa depan”

Menurut Bupati, ada tiga syarat utama seorang guru yakni:

Pertama, guru harus memberi panutan, baik tutur, sikap dan maendseat.

“Seorang guru harus menjadi panutan, menjaga perilaku, memahami kearifan lokal, serta etika-etika moral dalam kehidupan sosial” terang Bupati.

Kedua, Guru harus memiliki kompetensi dan kedalaman ilmu.

“Tidak saja aspek praksis, namun harus memahami aspek substantif dari pengetahuan. Yang terpenting adalah bagaimana menterjemahkan ilmu pengetahuan kedalam realitas sosial”

Ketiga, Guru harus mampu membaur, menyelami realitas sosial. Dalam kehidupan mengkontekstualisasikan ilmu yang di tanamkan kepada kehidupan masyarakat. Bergaul dengan masyarakat, tanpa membatasi strata sosial” ujarnya.

Bagi Bupati, tujuan utama menjadi seorang pendidik adalah membangun human relation yang sangat di tentukan oleh komunikasi, baik verbal maupun non verbal.

Dalam kegiatan ini Bupati juga berpesan agar setiap guru membaca dan mendalami Buku Filsafat Ilmu sebagai bekal dalam mendidik generasi masa depan.

Selain itu, Bupati Buol juga melihat langsung hasil kreatifitas Calon Guru Penggerak.

Dalam kesempatan ini, Calon Guru Penggerak telah menulis sebuah Buku berjudul “Menyembuhkan Luka di Tanah Pogogul”.[Prokopim]

 

Berita Terkait

Panitia Matangkan Persiapan, Pelantikan Pengurus KONI Touna Digelar Besok
Pererat Sinergi Pembangunan, Pemkab Buol Lakukan Kunjungan Kerja ke Gorontalo Utara
Wakili Bupati, Kadis P2KB Dorong FKPK Buol Jadi Mitra Strategis Pemda
Bangun Jembatan Merah Putih untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng, Kapolres Pimpin Kerja Bakti 
Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor
Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan
Wabup Touna Apresiasi Bantuan Bank Indonesia untuk Pengembangan Desa Wisata

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:47 WITA

Panitia Matangkan Persiapan, Pelantikan Pengurus KONI Touna Digelar Besok

Minggu, 26 April 2026 - 21:40 WITA

Pererat Sinergi Pembangunan, Pemkab Buol Lakukan Kunjungan Kerja ke Gorontalo Utara

Sabtu, 25 April 2026 - 23:09 WITA

Bangun Jembatan Merah Putih untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng, Kapolres Pimpin Kerja Bakti 

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:38 WITA

Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor

Berita Terbaru