Mengulik Gaya Kepemimpinan Kharismatik Marlina Moha Siahaan

Minggu, 15 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Ruslan Uchan Panigoro

SUARAUTARA.COM, BOLMONG – Hj Marlina Moha Siahaan atau yang akrab disapa Bunda MMS merupakan sosok pemimpin yang erat dikaitkan dengan pemimpin yang tranformasional lewat gebrakan-gebrakan yang dia ciptakan selama menjabat Bupati Bolaang Mongondow sebelum mekar, dan Bolaang Mongondow Induk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bunda Marlina memiliki segudang prestasi yang cemerlang selama menjabat sebagai Ketua DPRD Bolmong pada waktu itu, Bupati 3 periode, salah satu prestasi yang paling mentereng adalah keberhasilan MMS melahirkan 4 daerah Kabupaten/kota sekaligus membawa pemerintahan terus berkembang.

Pembawaan Marlina yang santai dan apa adanya membuat sebagian warga semakin merasakan kehadirannya terus di rindukan di tengah masyarakat, khususnya wilayah BMR.

Hal ini sejalan dengan slogannya yaitu “Suara rakyat adalah suara Tuhan, tuanku ya rakyat dan jabatan cuma mandat.”

Implementasi slogan tersebut terlihat dari bagaimana MMS sering membuka diskusi-diskusi publik terhadap suatu isu yang berkembang di masyarakat, di mana kesempatan ini sering dimanfaatkan kaum milenial untuk untuk dapat bisa berkontribusi secara langsung dalam pembuatan keputusan, wadah ini sangat menarik perhatian generasi milenial yang identik dengan kemampuan berpikir kritisnya.
Nah, sebenernya apa aja, sih, “resep” bunda MMS menjadi pemimpin tranformasional yang dekat dengan kaum milenial terutama dengan ibu-ibu dan bisa mendapatkan banyak penghargaan.

Penjelasan di atas menegaskan bahwa bunda MMS selama menjabat menjadi Bupati Bolmong adalah seorang pemimpin sekaligus menjadi seorang manajer. Bunda MMS sebagai seorang pemimpin dapat merencanakan suatu visi besar yang terlihat dari slogannnya “Menuju Bolmong Sejahtera dan Berdikari dan Mandiri.

Di samping itu, Bunda Marlina juga sangat berkomitmen untuk mewujudkan visi tersebut yang tercermin dari tindakan-tindakannya seperti contohnya turun langsung mendengar keinginan rakyat yang gencar dilakukan oleh MMS saat menjabat.

Bunda MMS sering kali melibatkan milenial pada kesempatan-kesempatan tertentu tanpa ada ragu di dalam dirinya, seperti dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di era digitalisasi, Bunda MMS menggandeng para anak muda dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) sebagai generasi teknologi untuk dapat bisa berpartisipasi secara langsung.
Hal tersebut menandakan Bunda MMS sangat menekankan kepemimpinan dalam koloborasi yang sejalan dengan pendapat Ansell dan Gash (2012), di mana menyatakan bahwa salah satu peran kepemimpinan koloborasi adalah pemimpin sebagai katalisator.

Gaya Kepemimpinan demokratis juga melekat kepada bunda Marlina yang terlihat dari sikapnya yang suka mengajak berdiskusi dengan berbagai kalangan masyarakat. Bunda MMS sangat mengapresiasi segala aspirasi-aspirasi dari masyarakatnya, di mana hal ini tercermin dari respons cepat bunda MMS dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa dan Masyarakat.
Sikap ini sejalan dengan perkataan dari Robbins (2003:167) yang menjelaskan bahwa pemimpin demokratis adalah pemimpin yang mengikutsertakan para aktor dalam mengambil sebuah keputusan.

Terbentuknya gaya kepemimpinan tranformasional Bunda Marlina tidak terlepas dari tipe pengikut atau aktor-aktor yang mendukung (Followership) kepemimpinannya sebagai pemimpin.

Partisipasi masyarakat yang cukup intens pada forum diskusi atau seluruh hajatan kemasyarakatan yang ia lakukan menandakan bahwa pengikut dari kepemimpinan MMS sangat aktif dan juga membawa dampak yang positif di tengah masyarakat Bolaang Mongondow Raya. Dan kita yakin dan percaya sampai hari ini pengikut dan pengemar Bunda Pembaharu ini masih sangat merindukan kehadiran mantan anggota DPRD Provinsi Sulut itu.(bersambung)

 

 

 

 

Berita Terkait

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas
RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda
Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa
Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WITA

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:45 WITA

RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:29 WITA

Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:43 WITA

Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:57 WITA

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Berita Terbaru