Banggai, Suarautara.com – Sebanyak 85 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Banggai dinyatakan telah melakukan graduasi mandiri hingga April 2025. Proses ini merupakan bukti keberhasilan program dalam mendorong perbaikan kondisi sosial dan ekonomi penerima bantuan.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Kabupaten Banggai dan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Sebanyak 85 KPM dinyatakan lulus dari program PKH secara mandiri, proses graduasi dilakukan sejak awal tahun hingga April 2025, kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Graduasi mandiri dilakukan karena KPM telah menunjukkan kemandirian ekonomi dan sosial, sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
KPM yang dinilai layak oleh pendamping sosial mendapatkan akses ke pelatihan, bantuan usaha, serta program pemberdayaan ekonomi. Pendamping PKH ditargetkan melakukan Graduasi Sejahtera Mandiri minimal 10 KPM per orang.

Tantangan seperti keterbatasan SDM pendamping dan pola pikir KPM diatasi melalui sinergi lintas sektor dan pendekatan berkelanjutan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pemberian bantuan sosial. “PKH bukan program bantuan selamanya. Harus ada tahapan di mana KPM mampu mandiri dan tidak tergantung lagi pada bansos,” ujar Gus Ipul, Rabu (21/05/2025).
Ia berharap, jumlah KPM yang lulus graduasi terus meningkat hingga akhir 2025 sebagai indikator keberhasilan PKH dalam menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
( DinsosBanggai/AmrillahMokoagow )






















