SUARAUTARA.COM, BUOL – Wakil Bupati Buol Dr. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH memimpin rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan stabilitas harga pangan serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Rapat strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Buol, Jumat (6/3/2026), dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah. Di antaranya Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy, Wakapolres Buol Kompol Suraji, Kajari Buol Adieka Rahaditianto, SH., M.Kn, Danposal Serma Rudi, Danramil Biau Kapten Inf. Suyadi, serta Ketua Pengadilan Negeri Abdul Gafur, bersama pimpinan OPD terkait.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nasir menekankan pentingnya evaluasi dini terhadap kesiapan daerah, terutama terkait ketersediaan bahan pokok dan distribusi energi selama Ramadan hingga Idulfitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaporkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan cadangan pangan daerah sebanyak 18,5 ton sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.
Meski secara umum stok pangan dinyatakan aman, kebutuhan tambahan sekitar 300 ton beras per bulan masih diperlukan untuk memenuhi konsumsi masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) akan memperkuat langkah pengendalian inflasi.
Kepala Dinas Perindagkop Agus Zainal Abidin menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar operasi pasar murah pada 9 hingga 12 Maret 2026 di sejumlah titik strategis.
“Stok beras di gudang saat ini mencapai 6.805 ton, sehingga masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman,” ujarnya.
Selain itu, distribusi LPG 3 kilogram juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Plt. Kabag Ekonomi melaporkan bahwa telah dibentuk Satgas LPG hingga tingkat desa guna memastikan penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran.
Berdasarkan kontrak terbaru, harga LPG subsidi direncanakan akan disesuaikan menjadi Rp30.000 per tabung yang mulai diberlakukan setelah Lebaran.
Di sisi lain, bantuan pangan dari Bulog untuk alokasi Februari–Maret 2026 juga siap disalurkan kepada 23.884 penerima manfaat di seluruh Kabupaten Buol. Total bantuan yang disiapkan mencapai 477.680 kilogram beras dan 59.535 liter minyak goreng.
Dari aspek keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, Dinas Perhubungan bersama Satpol PP berkoordinasi dengan Polres Buol untuk mengantisipasi potensi kepadatan di pusat perbelanjaan dan kawasan pasar.
Dishub berencana melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup satu jalur di beberapa titik tertentu, khususnya dari arah Kampung Bugis menuju kawasan Pertamina dan Pasar Raya.
Sementara itu, Satpol PP akan fokus pada penertiban pedagang serta pengamanan pasar malam dan malam takbiran, guna menjaga kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah Ramadan.
Wakapolres Buol Kompol Suraji juga menegaskan kesiapan personel Polri bersama TNI dalam menjaga stabilitas Kamtibmas serta melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar secara berkala.
Di akhir rapat, Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy memberikan catatan tegas agar pengawasan distribusi LPG subsidi benar-benar dilaksanakan secara nyata di lapangan dan tidak hanya sebatas pembahasan administratif.
Rapat Forkopimda tersebut menyimpulkan bahwa Kabupaten Buol siap menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H dengan kondisi stok pangan yang terkendali. Sinergi lintas instansi akan terus diperkuat guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa khawatir terhadap kelangkaan bahan pokok maupun gangguan keamanan.






















