Wabup Buol Buka Pelatihan Mitigasi Bencana, Dorong Penguatan Aparatur Dan Masyarakat

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat upaya penanggulangan risiko bencana dengan menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kabupaten/Kota melalui InaRISK serta Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Warga Tahun 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto pada Rabu (18/6) di Aula Pobokidan, Lantai II Kantor Bupati Buol.

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana alam yang kerap mengancam wilayah Buol, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga abrasi pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelatihan ini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko bencana di wilayah kita. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan memadai dalam memahami dan mengelola risiko bencana,” ujar Wabup Nasir.

Menurutnya, Kabupaten Buol termasuk dalam wilayah yang rawan bencana. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan daerah yang tangguh terhadap bencana.

Salah satu fokus dalam pelatihan ini adalah pemanfaatan InaRISK, sistem penilaian risiko bencana berbasis data geospasial yang dikembangkan oleh BNPB. Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kawasan rawan serta menyusun strategi mitigasi dan respons yang lebih tepat sasaran.

“Selain itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Aparatur pemerintahan memiliki peran penting dalam menyusun rencana mitigasi dan menjalankan program-program penanggulangan bencana.” tambahnya.

Pelatihan ini tidak hanya menyasar aparatur pemerintah, tetapi masyarakat juga harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menghadapi bencana, seperti pengetahuan tentang prosedur evakuasi, penggunaan peralatan keselamatan, dan cara memberikan pertolongan pertama.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen – dari pemerintah, lembaga terkait, hingga masyarakat sipil – untuk terus bersinergi dalam membangun budaya sadar bencana demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Kehadiran semua pihak dalam kegiatan ini adalah pertanda baik. Kita harus bersama-sama mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana,” tegasnya.***

Berita Terkait

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Bunda PAUD Buol Hadiri Rakor Tingkat Provinsi di Palu
Wakil Bupati Buol Buka Musda ke-5 Pemuda Muhammadiyah
Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Resmi Kajati Sulawesi Tengah
Kajati Sulteng Disambut Prosesi Adat Pemuliaan di Tanah Pogogul
Semangati Atlet Tinju Jelang Porprov Sulteng, Kajari Touna Tekankan Sportivitas dan Disiplin
IPH Masuk 10 Besar Nasional, Pemkab Buol Gelar Rapat Kilat Pengendalian Inflasi
Pemkab Buol Targetkan Penyelesaian Sekolah Rakyat Rintisan Tepat Waktu
Polisi Bergerak Cepat, Pesta Miras di Anjungan Leok 1 Dibubarkan Dini Hari
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:14 WITA

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Bunda PAUD Buol Hadiri Rakor Tingkat Provinsi di Palu

Kamis, 16 April 2026 - 07:59 WITA

Wakil Bupati Buol Buka Musda ke-5 Pemuda Muhammadiyah

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WITA

Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Resmi Kajati Sulawesi Tengah

Rabu, 15 April 2026 - 15:44 WITA

Kajati Sulteng Disambut Prosesi Adat Pemuliaan di Tanah Pogogul

Selasa, 14 April 2026 - 21:39 WITA

Semangati Atlet Tinju Jelang Porprov Sulteng, Kajari Touna Tekankan Sportivitas dan Disiplin

Berita Terbaru