Video Viral Jadi Bukti Polres Banggai Amankan Lima Pelaku Pengeroyokan Tiga di Antaranya Perempuan

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa Humas Polres banggai Pelaku pengeroyokan di amankan Tim Resmob Polres Banggai

foto istimewa Humas Polres banggai Pelaku pengeroyokan di amankan Tim Resmob Polres Banggai

Suarautara.com,- Banggai – Perbuatan melawan hukum harus dibayar dengan jeruji besi menanggapi video viral yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang perempuan.

Anggota Resmob polres banggai bergerak cepat mengamankan lima pelaku, tiga di antaranya merupakan perempuan.

Video yang beredar luas di media sosial (medsos) tersebut menampilkan sejumlah anak muda di Kota Luwuk yang tega mengeroyok seorang perempuan hingga memicu kecaman publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak kepolisian langsung bertindak setelah menerima laporan resmi dari korban.

Korban mengalami trauma dan kesakitan di sekujur tubuh,” ungkap Kasi Humas Polres Banggai, AKP Saiman, kepada wartawan, Selasa (20/1/2026) pagi.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di sebuah indekos di Kompleks Kelapa Dua, Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Korban berinisial AL (22), warga Kelurahan Kilongan, dianiaya secara brutal oleh para pelaku dengan cara ditendang dan dipukul berulang kali.

Berdasarkan laporan korban di SPKT Polres Banggai, Tim Resmob Tompotika segera bergerak dan berhasil mengamankan para pelaku di beberapa lokasi berbeda pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kelima pelaku masing-masing berinisial FA (18), DP (20), SA (21), AR (15), dan PL (16).

Pelakunya ada lima orang, dan tiga di antaranya adalah perempuan,” jelas AKP Saiman.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan ini dipicu rasa tersinggung pelaku DP dan SA terhadap komentar korban pada salah satu status Facebook milik pelaku.

Perdebatan di media sosial kemudian berlanjut secara langsung hingga berujung pengeroyokan yang melibatkan pelaku lainnya.

Korban dianiaya dengan cara ditendang, dipukul menggunakan tangan terkepal, gagang sapu, helm, bahkan ditusuk menggunakan gunting,” tambahnya.

Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan di Mapolres Banggai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
(AM’oks69)

Berita Terkait

Dipimpin Sekretaris Fahri Al Amri, Yayasan Sahabat Hijrah Rutin Gelar Jumat Berkah di Lapas Ampana
Disporapar Buol Serahkan Pengelolaan Wisata Alam Kumaligon kepada Pokdarwis
Modus Berteduh Lalu Menodong, Begal Viral di Palembang Tak Berkutik Ditangkap Unit 5 Jatanras
Cegah Penyelundupan BBM, Gas dan Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan Pelabuhan Panarukan
Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan
Ketua KTNA Tolitoli Buka Pintu Air Musim Tanam di Desa Tinigi, Tekankan Penyerapan Beras Lokal
Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan
Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:37 WITA

Dipimpin Sekretaris Fahri Al Amri, Yayasan Sahabat Hijrah Rutin Gelar Jumat Berkah di Lapas Ampana

Sabtu, 18 April 2026 - 18:25 WITA

Disporapar Buol Serahkan Pengelolaan Wisata Alam Kumaligon kepada Pokdarwis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:29 WITA

Modus Berteduh Lalu Menodong, Begal Viral di Palembang Tak Berkutik Ditangkap Unit 5 Jatanras

Sabtu, 18 April 2026 - 14:40 WITA

Cegah Penyelundupan BBM, Gas dan Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan Pelabuhan Panarukan

Jumat, 17 April 2026 - 22:55 WITA

Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terbaru