OKU – Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak sembilan Pejabat Tinggi Pratama (Kepala Dinas) dan enam Kepala Sekolah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd, Jumat (23/1/2026) sore.
Pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati OKU dan menjadi momentum penegasan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja birokrasi serta kualitas pelayanan publik.

“Pada hari ini kita tidak hanya melantik jabatan, tetapi juga menitipkan amanah besar untuk kemajuan Kabupaten OKU,” ujar Bupati Teddy Meilwansyah dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata serta terobosan kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Jangan menjalankan tugas secara rutin, tetapi carilah inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Bupati Teddy juga mengingatkan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Setiap keputusan dan tindakan akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Jaga nama baik pemerintah dan laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.
Dari sembilan Kepala Dinas yang dilantik, salah satunya Tety Verawati, S.STP., M.M. yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKU.
Sementara kepala dinas lainnya mengisi perangkat daerah yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sosial, Pariwisata, serta Lingkungan Hidup.
Selain pejabat eselon II, enam Kepala Sekolah tingkat SMA dan SMK yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten OKU juga turut dilantik.
Sekretaris Daerah Kabupaten OKU, H. Slamet Riyadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa penyegaran birokrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja aparatur sekaligus mutu layanan pendidikan.
“Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi yang ketat untuk memastikan kompetensi dan komitmen terhadap tugas yang diemban,” jelasnya.
Usai pelantikan, para pejabat langsung menerima arahan teknis terkait program kerja tahun 2026 serta target kinerja yang harus dicapai dalam satu tahun ke depan.
(Red/Edo)

























