SUARAUTARA, Buol, – Mengacu hasil rapat pleno DPD KNPI Provinsi Sulteng, Jum’at 18/11/2022 di kota Palu, Ketua DPD Knpi Buol, Budianto Su’a, S.Sos, menegaskan pihaknya segera menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dengan melibatkan seluruh PK, OKP dan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) untuk merumuskan atau menyempurnakan kembali Rapimda yang akan menghadirkan unsur pimpinan DPD KNPI Sulteng.
Menurut Budi sapaan akrabnya, saat ini KNPI Buol baik-baik saja, tidak ada persoalan besar seperti yang diberitakan dan beredar dikalangan masyarakat menuding DPD KNPI Buol improsedural dan tabrak aturan.
“Ini hanya miskomunikasi yang terjadi dan waktu pelaksanaan tidak singkron dengan jadwal DPD Knpi Sulteng dan MPI, meski sudah melapor dan mengundang semua pihak, sehingga terjadi ketidakhadiran dari beberapa agenda pra musda sehingga kami dituding tidak menjalankan semua aktifitas organisasi sesuai AD, ART, PO dan Juklak,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Soal penolakan dari beberapa OKP beber Budi, itu hak mereka meski Musda belum dilaksanakan.
“ itu hak mereka tapi aneh, toh Musda juga belum digelar, terus sudah menolak, tapi saya terima semua itu karena ini merupakan sikap priodik kritis jelang pelaksanaan Musda,”
Meski begitu, Budi Su’a selaku ketua DPD mengaku pihaknya selalu berkoordinasi dengan MPI untuk dalam setiap kegiatan yang ada, Budi juga mengaku sudah melakukan komunikasi intens dengan MPI bahkan mendatangi langsung ketua MPI KNPI Buol Yamin Rahim.
Sementara itu Widya Jahya Ponulele selaku ketua DPD KNPI Sulteng saat dikonfirmasi suarautara.com, Jum’at (18/11/2022) tadi malam, dimana ia juga membenarkan Rapat Pleno internal DPD SUlteng terkait pelaksanaan Musda VI di kabupaten Buol.
” Benar, kita usai laksanakan Pleno terkait pelaksanaan Musda di Buol, dan alhamdulillah telah disepakati dimana memberikan kesempatan kepada Budianto Su’a selaku ketua DPD Knpi Buol untuk kembali melaksanakan Rapimda bersama dan melibatkan MPI sebagai badan pembina tertinggi dalam struktur DPD untuk merumuskan kembali pelaksanaan Musda, sehingga semua berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama, tentu unsur DPD Knpi Sulteng juga akan dilibatkan dalam hal ini,” jelas Widya.
Widya juga menyebut apa yang sudah dilakukan oleh DPD KNPI Buol sudah berjalan dengan benar, meski waktunya terlalu cepat, sehingga ada beberapa unsur penting di tubuh KNPI merasa tidak dilibatkan seperti informasi yang diterima oleh pihaknya, namun Widya optimis Musda VI akan berjalan lancar dan sukses tanpa ada pihak lain yang merasa tidak dilibatkan dalam hal ini.
” Kami sangat mengapresiasi yang sudah dilakukan DPD KNPI Buol untuk mempersiapkan Musda ini, kami menerima laporan serta undangan untuk menghadiri Rapimda, namun karena waktunya terlalu mepet dengan jadwal kami di sini, sehingga tidak bisa menghadiri kegiatan itu, semua harus dilakukan sesuai AD& ART, PO dan Juklak, seperti melibatkan unsur DPD Sulteng, serta MPI,” tutup Widya.
Diketahui, penundaan sementara Musda VI KNPI Buol, memberikan waktu kepada panitia pelaksana dan stering comitee untuk menyempurnakan kembali pelaksanaa Rapimda dengan melibatkan semua unsur sesuai AD dan ART, sehingga Musda kali ini menghasilkan kepengurusan yang legal seperti yang diinginkan semua pihak baik PK, OKP dan MPI sebagai majelis tertinggi dalam struktur DPD KNPI Buol.
[Laporan : zulfikar_ndala/ Editor : uchan]























