OKU Timur, Suarautara.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur menyebabkan Sungai Muara Balak meluap dan merendam sejumlah permukiman warga, Jumat dini hari. Banjir dilaporkan terjadi di beberapa desa dengan total 73 rumah warga terdampak.
Desa-desa yang mengalami banjir di antaranya Desa Nusa Jaya dengan 50 rumah terendam, Desa Nusa Bali sebanyak 5 rumah, Desa Ringin Sari 6 rumah, Desa Karang Sari 5 rumah, serta Desa Nusa Tenggara dengan 7 rumah terdampak.
Genangan air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 03.00 WIB, seiring meningkatnya debit air Sungai Muara Balak akibat hujan deras sejak malam hari. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter di titik terdalam, sehingga mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU Timur, Ir. Bambang Irawan, S.T., M.M., M.T., menjelaskan bahwa banjir murni dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air.
“Banjir mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 03.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Dampak terparah terjadi di Desa Nusa Jaya dengan 50 rumah terendam,” ujar Bambang.
Sejak menerima laporan pertama, BPBD OKU Timur bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga. Penanganan difokuskan pada evakuasi warga, penyiapan tempat pengungsian sementara, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kami terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, OPD terkait, dan relawan agar penanganan berjalan cepat. Yang terpenting, warga merasa tidak sendirian dan bantuan bisa segera diterima,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama TNI, Polri, dan Basarnas juga telah menyalurkan berbagai bantuan, antara lain mendirikan posko kesehatan, dapur umum, serta tenda logistik. Selain itu, kendaraan rantis dan perahu karet dikerahkan untuk membantu mobilitas dan evakuasi warga. Di Desa Nusa Jaya turut didirikan tenda penampungan.
Bantuan kebutuhan pokok terus disalurkan, di antaranya 300 paket bantuan dari Gubernur Sumatera Selatan, paket sembako dari Polres OKU Timur, 500 porsi makanan siap saji (MBG) dari SPPG, serta 40 porsi nasi dari DPPA. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi anak-anak, lansia, dan keluarga terdampak banjir.
Saat ini, kondisi di wilayah terdampak dilaporkan berangsur kondusif. Air mulai surut, jalan yang sebelumnya tergenang sudah dapat dilalui, dan warga mendapatkan pendampingan dari petugas di lapangan.
Bambang juga menyampaikan bahwa Bupati OKU Timur dijadwalkan akan meninjau langsung lokasi banjir pada esok hari guna memastikan kondisi warga serta menyerahkan bantuan secara langsung.
“Pak Bupati direncanakan besok pagi turun langsung ke lokasi banjir. Saat ini beliau masih dalam perjalanan pulang dari agenda bersama Bapak Presiden, namun koordinasi penanganan di lapangan tetap berjalan,” pungkasnya. (*)












