uol, Suarautara.com — Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lonu dengan nomor registrasi 74.945-08 di Kabupaten Buol kini memasuki tahap akhir. Saat ini, proses pembangunan masih difokuskan pada perampungan kantor induk sebagai bagian dari kesiapan operasional SPBU tersebut.
Direktur SPBU Lonu, Jemy Todar mengatakan bahwa seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Ia berharap SPBU Lonu dapat segera beroperasi pada awal tahun ini untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat Kabupaten Buol dan wilayah sekitarnya.
“Saat ini kami masih menyelesaikan pembangunan kantor induk. Semoga pada awal tahun ini SPBU Lonu sudah bisa beroperasi dan melayani kebutuhan BBM masyarakat Buol dan sekitarnya,” ujar Jemy Todar kepada suarautara.com, saat dihubungi, Jum’at (9/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jemmy juga menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan agar SPBU dapat beroperasi sesuai target.
“Saat ini kami masih fokus pada perampungan kantor induk sebagai bagian dari kesiapan operasional. Kami berharap pada awal tahun ini SPBU Lonu 74.945-08 sudah bisa beroperasi dan melayani kebutuhan BBM masyarakat Kabupaten Buol dan sekitarnya,” ujar Jimmy Todar.
Ia menambahkan, kehadiran SPBU Lonu diharapkan dapat membantu mengurai antrean BBM serta meningkatkan pemerataan distribusi bahan bakar di wilayah Buol.
Sementara itu, warga sekitar menyambut baik rencana operasional SPBU Lonu. Salah seorang warga desa Lonu, Rahman (42), mengaku kehadiran SPBU baru sangat dinantikan masyarakat, terutama warga yang melintas di jalan Trans Sulawesi ini.
“Kami sangat berharap SPBU ini segera dibuka. Selama ini kalau mau isi BBM harus menempuh jarak cukup jauh dan sering antre. Dengan adanya SPBU Lonu, tentu akan sangat membantu masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan Nurhayati, warga lainnya, yang menilai keberadaan SPBU akan berdampak positif bagi perekonomian warga.
“Kalau SPBU sudah beroperasi, pasti aktivitas masyarakat lebih lancar, apalagi untuk nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil. Ini sangat kami harapkan,” ujarnya.
Kehadiran SPBU Lonu diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi BBM di Kabupaten Buol, sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap layanan energi yang selama ini masih terbatas di beberapa wilayah.
Selain mendukung kelancaran distribusi BBM, beroperasinya SPBU Lonu juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, termasuk mendukung sektor transportasi, usaha mikro, serta mobilitas harian warga.
Dengan rampungnya pembangunan kantor induk dalam waktu dekat, manajemen optimistis seluruh persyaratan teknis dan operasional dapat segera dipenuhi sehingga SPBU Lonu 74.945-08 dapat beroperasi secara resmi dan optimal.[red]












