Suarautara.com, Situbondo – Udara terasa panas dan cenderung gerah di sekujur tubuh. Mendung di langit malu-malu menutupi matahari. Hawapun terasa panas, menguras keringat di badan. Hawa panas juga terasa di pelataran Sanggar Wahana Puspa Budaya atau padepokan Topeng Majapahitan asuhan, Cak Tutun.
Acara yang sejatinya diagendakan tepat pada pukul 3 sore, Kamis, tanggal 7 Mei 2026, itu molor beberapa jam.
Acara sosialisasi Revisi Undang-undang (RUU) nomor 3 tahun 2014 tentang “Perindustrian Berkaitan dengan Kawasan Industri”, bertempat di sanggar Wahana Puspa Budaya atau padepokan Topeng Majapahitan, asuhan Cak Tutun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senja mulai hadir saat sang wakil rakyat atau anggota komisi VII DPR RI fraksi Demokrat, Dina Lorenza Audria, SIP juga menapak kaki di padepokan Topeng Majapahitan yang juga sanggar Wahana Puspa Budaya.
Tiga penaripun menyambut gerak gemulai hangat atas kehadiran sang wakil rakyat yang ada di daerah pemilihan (dapil) Banyuwangi, Situbondo dan Bondo itu.
Tari itu bernama tari topeng. Dan sang pengasuh sanggar Wahana Puspa Budaya Situbondo, Cak Tutun langsung mengalungkan bunga melati kepada Dina Lorenza Audria, SIP.
Para undangan pun hadir semuanya.
Wakil rakyat dapil Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso mulai beraudensi serta saling tanya jawab. Tidak terkecuali dengan Hosnatun yang kerap disapa Cak Tutun, sang pengasuh sanggar Wahana Puspa Budaya dan padepokan Topeng Majapahitan.
Dalam sesi tanya jawab antara Dina Lorenza Audria, SIP dengan Cak Tutun terkait seni tari dan budaya Situbondo maupun nasional.
Dan pada akhir acara ditutup dengan makan – makan dan berfoto bareng serta ramah tamah. (***)






















