Sidang Komprehensif DPPB PT Dexin Steel Indonesia Resmi Dibuka, Disnaker Sulteng Tekankan Budaya K3

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, MOROWALI – Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tengah, Dony Kurnia Budjang, SE., M.Si, secara resmi membuka Sidang Komprehensif Dokumen Pengendalian Potensi Bahaya Besar (DPPB) PT Dexin Steel Indonesia, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat PT DSI tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Morowali, manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, verifikator dari PT Surveyor Indonesia, serta sejumlah instansi terkait lainnya, baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Dony menegaskan bahwa industri pengolahan nikel merupakan sektor strategis yang mendukung program hilirisasi dan transisi energi nasional. Kawasan industri di Morowali menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis smelter di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa di balik kontribusi ekonomi yang besar, terdapat potensi bahaya besar yang harus dikelola secara serius, mulai dari proses produksi, penggunaan bahan berbahaya dan beracun (B3), hingga instalasi bertekanan dan bersuhu tinggi.

“Dokumen Pengendalian Potensi Bahaya Besar bukan sekadar pemenuhan regulasi. Ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko yang dapat mengancam keselamatan pekerja, masyarakat, serta lingkungan,” tegasnya.

Menurutnya, sidang komprehensif ini menjadi forum strategis untuk memastikan perusahaan telah memetakan seluruh potensi bahaya secara menyeluruh, menyusun skenario tanggap darurat yang realistis, menyiapkan sistem pencegahan dan mitigasi yang terintegrasi, serta memastikan kesiapan sumber daya manusia yang terlatih.

Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tengah mengapresiasi kesungguhan manajemen PT Dexin Steel Indonesia dalam menyusun dokumen tersebut. Meski demikian, implementasi di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan sistem pengendalian bahaya.

“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya persoalan teknis, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan sosial perusahaan. Setiap pekerja harus dapat pulang ke rumah dengan selamat,” ujarnya.

Sidang Pemaparan Komprehensif Dokumen Pengendalian Potensi Bahaya Besar ini sekaligus menegaskan norma kepatuhan keselamatan kerja di lingkungan PT Dexin Steel Indonesia. Kegiatan resmi dibuka dengan harapan seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan menghasilkan rekomendasi terbaik demi keselamatan serta keberlanjutan industri di Morowali.

(Marwan)

Berita Terkait

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru