
SUARAUTARA.COM, (Berita Desa) Bolmut – Meski dalam suasana Pandemi Covid-19, tak menyurutkan semangat Pemerintah Desa dan Karang Taruna Desa Padang Barat, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk memeriahkan tradisi yang sudah ada sejak dulu.
Salah satunya adalah malam ”MONUMPILO SOKA” yang merupakan tradisi yang berlaku ketika memasuki terakhir bulan Ramadhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun Tradisi tersebut ditandai dengan pemasangan lampu penerangan dari bahan bakar minyak tanah atau pelita yang di pasang di depan rumah maupun menghiasi sepanjang jalan.
Kebiasaan ini sering di lakukan masyarakat pada malam 27 Ramadhan sampai dengan malam takbiran.
Sesuai namanya ”MONUMPILO SOKA” adalah memasang lampu (Pelita) dalam bahasa bintauna.
Semangat Pemerintah Desa Padang Barat bersama masyarakat untuk melestarikan tradisi ini tidak tergoyahkan dalam sutuasi apapun.
Salah satunya yakni, semangat Pemerintah Desa dan Karang Taruna Desa Padang Barat ini dengan memasang Lampu di sepanjang jalan desa dan lorong-lorong di hiasi lampu tradisional.
Dalam rangka menjaga tradisi dan menjalin hubungan silaturrahmi di Bulan Suci Ramadhan ini di tandai dengan pemasangan lampu oleh Sangadi Padang Barat S.H Bangko dan di dampingi ketua Karang Taruna Supriadi Binolombangan,S.Sos.
Ladin sapaan akrab ketua karang taruna menuturkan, tujuan di buatkannya semarak ”MONUMPILO SOKA” ini menghiasi seluru ruas jalan desa Padang Barat ini agar bisa merasakan kemeriahan Bulan Suci Ramadhan serta merawat tradisi dan menjalin silaturrahmi di seluruh lapisan masyarakat.
Om Dilo sapaan akrab sangadi Padang Barat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemuda Padang barat yang telah melakukan hal-hal positif dalam desa ini, memang perayaan malam pasang lampu tahun ini akan lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya dilaksanakan secara sederhan dan terbatas karena situasi Pandemi Covid-19, semoga kedepan nantinya kegiatan pemuda dalam menjaga tradisi yang tidak lekang oleh waktu, dan biasa di buat atau di meriahkan lagi di tahun-tahun berikutnya. Jelas sangadi dalam menutup pembiaraan. (SSP)






















