Suarautara.com, Buol — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Haris Julianto, SH yang mewakili dapil Kabupaten Buol dan Toli dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melaksanakan kegiatan reses di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Dutuno, Kecamatan Paleleh, dan Desa Kwala Besar, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 17 November 2025, dimana reses di desa Kwala Besar dilaksanakan pada malam hari, sementara untuk desa Dutuno pada siang hari.kegiatan itu dihadiri langsung Pj Kades Dutuno, Zakaria Lahamade bersama perangkat desa dan Ketua BPD serta ratusan warga dari seluruh dusun yang antusias menyampaikan aspirasi terkait pembangunan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam reses ini, Haris Julianto menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana penting agar masyarakat dapat langsung menyampaikan kebutuhan dan masukan pembangunan kepada wakil rakyat.
Aspirasi Masyarakat Desa Dutuno
- Dalam kesempatan itu, warga Desa Dutuno menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, antara lain:
- Perbaikan dan peningkatan jalan desa yang rusak.
- Penerangan jalan untuk keamanan malam hari.
- Penyediaan bibit pertanian, termasuk padi, durian, dan kelapa dalam.
- Dukungan peralatan nelayan dan UMKM untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.
Aspirasi Masyarakat Desa Kwala Besar
Di Desa Kwala Besar, Haris Julianto menerima aspirasi yang disampaikan mencakup:
- Perbaikan jalan lingkungan antar dusun.
- Pengadaan perahu nelayan bagi warga pesisir.
- Bantuan UMKM untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga.
- Perbaikan fasilitas umum, seperti posyandu dan BPU desa.
Komitmen Haris Julianto
Haris Julianto menegaskan bahwa semua aspirasi akan dihimpun dan diperjuangkan melalui kebijakan serta program pemerintah provinsi.
“Reses ini adalah kesempatan masyarakat untuk didengar. Semua masukan ini akan saya kawal agar pembangunan desa tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal,” ujarnya.
Reses di BPU Desa Dutuno dan Kwala Besar berlangsung lancar dan interaktif, menandai tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Warga berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan, sehingga membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Red)
























