Rawan Banjir, Longsor dan Abrasi, BPBD Buol Survey dan FGD Potensi dan Kerentanan Bencana di Wilayah Paleleh

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karena dianggap rawan terjadinya Banjir, Longsor dan Abrasi Pantai, BPBD Buol Gelar Survey dan FGD Potensi dan Kerentanan Bencana di Wilayah Paleleh

 

SUARAUTARA.COM, BUOL – Pada hari Jum’at 17 September 2021 bertempat di Kecamatan Paleleh,  BPBD Kabupaten Buol melaksanakan Survey dan Fokus Group Diskusi (FGD) terkait potensi dan kerawanan bencana yang berada di wilayah Paleleh Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan survey potensi dan kerawanan yang dilakukan di seluruh wilayah Buol dianggap memiliki potensi dan kerawanan bencana. Survey dilakukan dengan cara mengambil titik koordinat lokasi yang memiliki potensi dan kerawanan.

Salah satu wilayah yang memiliki potensi dan kerawanan bencana adalah wilayah Paleleh.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan, Wilayah ini memiliki potensi dan kerentanan banjir, longsor, dan abrasi pantai.

Tim survey itu di pimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kab. Buol Abdul Rasyid, S.Sos diampingi  Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Sudarmin Karim, S.Sos dan seorang staff Sumarlin,.Sos, Selain itu tim survey BPBD juga didampingi tim tekhnis yakni Ismajaya, S.Sos dan Arpan.

Sementara itu, untuk titik lokasi survey yakni untuk titik longsor sekitar pegunungam Suleko tepatnya di desa Talaki, sedangkan untuk survey rentan banjir titik surveynya dilakukan di bantaran Sungai Kwalabesar, dan untuk Abrasi pantai titiknya berada di sempadan pantai Desa Paleleh.

Fokus Group Diskusi (FGD) dilaksanakan di gedung BPU Desa Talaki Kecamatan Paleleh yang melibatkan Peserta dari perangkat desa, BPD, dan perwakilan tokoh Masyarakat setempat dengan jumlah peserta sejumlah 15 orang.

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Buol Abdul Rasyid, S.Sos,mengatakan,  pentingnya dari pelaksanaan FGD kali ini semoga kedepan BPBD Buol dapat menekankan kewaspadaan masyarakat terhadap setiap potensi bencana yang terjadi serta menyiapkan diri terhadap setiap ancaman bencana yang terjadi ditengah masyarakat.

Peran serta masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana sangat penting, tentunya koordinasi dengan pemerintah tak kalah pentingnya untuk mewaspadai potensi bencana, olehnya kami dari BPBD berharap kerjsama yang baik antara masyarakat, pemerintah dalam hal ini badan teknis yang ada.” Jelas Abdul Rasyid

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sudarmin Karim, S.Sos mengatakan pentingnya kerjasama antara pemerintah desa dengan masyarakat dalam merumuskan kebijakan lokal dalam penanganan bencana.

Mewakili Tim tekhnis Ismajaya, S.Sos memaparkan tujuan pelaksanaan survey serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menyikapi potensi dan kerentanan bencana.

Peserta FGD menyampaikan tentang informasi kemungkinan potensi bencana yang berada di wilayahnya serta menyampaikan permohonan kerjasama serta dukungan pemerintah dalam pengelolaan bencana di wilayahnya.

Kegiatan FGD tesebut dimulai pukul 10.00 wita dan berakhir pukul 11.30 wita. Secara umum FGD berlangsung aspiratif dan dinamis serta antusias peserta dalam menaggapi isu-isu kebencanaan.

 

 

 

(Jay/can)

Berita Terkait

Air Mulai Langka, Babinsa Pastikan Tak Ada Warga yang Berebut Setetes Harapan
Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:48 WITA

Air Mulai Langka, Babinsa Pastikan Tak Ada Warga yang Berebut Setetes Harapan

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Berita Terbaru