SUARAUTARA.COM, Bolmong – Meski dalam suasana menghadiri hajatan duka sanak saudara peringatan tujuh malam atas meninggalnya orang tua dari salah satu Wartawan Bolmong Mutu Mokoginta di Desa Bintau Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolmong, Drs.Limi Mokodompit,MM menyisikan waktunya untuk bersama dengan para insan Pers.

Lepas dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Limi Mokodompit juga merupakan putra asli Bolmong dan memiliki kedekatan sanak keluarga dengan warga yang ada di Passi bersatu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai gelaran hajatan duka itu, papa Fahmi sapaan akrabnya terlihat santai lepas berdiskusi bersama para Insan Pers yang kebetulan juga menghadiri hajatan tersebut.
Limi Mokodompit meluangkan waktunya sebatas untuk berdiskusi dan membicarakan perkembangan serta keberadaan Bolaang Mongondow kedepan kepada para wartawan.
Pada kesempatan itu, Limi juga menyampaikan rasa bersyukur karena memasuki masa pensiunnya sebaga abdi Negara, dirinya termutasi kedaerah Sulawesi Utara sebagai daerah asalnya.
Didepan para Jurnaslis, Limi mengatakan akan berjuang bersama demi kemajuan Bolmong kedepan.
Namun, saat dimintai tanggapannya oleh salah satu Wartawan dalam diskusi itu terkait kesiapannya untuk kembali maju dalam Pilkada Bolmong 2024 mendatang, Limi enggan memberikan stetmen lebih jauh.
“ Maaf soal itu, saya belum bisa berkomentar lebih, karena hari ini masih fokus dan masih banyak tugas untuk membantu pak Gubernur dalam menyelesaikan tugas yang ada, intinya saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pemerintah daerah yang ada dalam proses pembangunan, ” sebutnya.
kalaupun ada opini yang saat ini berkembang kata Mantan Kadis DLH Kabupaten Timika Jayapura itu, terkait dirinya yang santer akan maju kembali pada Pilbup Bolmong 2024, itu hal yang biasa dalam pesta demokrasi,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu juga Ia berharap kepada warga Bolmong dan BMR serta para Jurnalis untuk mendukung dan mendoakannya agar bisa bekerja untuk kepentingan masyarakat BMR bahkan warga Sulut.
(Arman/uchan)

























