Suarautara.com, OKU* – Rahmat Hidayat, SH, seorang praktisi hukum sekaligus pemerhati pendidikan di Kabupaten OKU, menyampaikan pesan penting tentang peran guru dalam mendidik anak didiknya. Menurutnya, setiap guru memiliki cara masing-masing dalam mendidik, dan niat baik mereka tidak selalu dapat dipahami hanya dari satu sudut pandang.
“Contohnya, seorang guru memberikan penegasan kepada murid-muridnya bahwa jika mereka tidak masuk sekolah selama 3 hari, mereka akan mendapatkan sanksi tegas,” jelas Rahmat. “Jika kita hanya melihat dari satu sudut pandang, tindakan guru tersebut mungkin terlihat arogan. Namun, jika kita memahami apa yang disampaikan guru, itu merupakan suatu pendidikan kedisiplinan waktu belajar yang bertujuan agar anak-anak didiknya selalu semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah.”
Rahmat Hidayat menghimbau orang tua murid untuk memahami dan mendukung guru-guru dalam menjalankan tugas mereka. “Saya yakin orang tua dari murid-murid peserta didik adalah orang tua yang bijak,” katanya. “Mari kita sayangi dan jaga guru-guru kita.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan bahwa masyarakat Indonesia saat ini adalah masyarakat yang cerdas dan sangat menghargai jasa-jasa guru serta sangat mencintai guru-gurunya. “Saya juga yakin bahwa kita semua tidak mudah terprovokasi dengan berita yang beredar seolah-olah guru membuat peraturan dengan arogan,” tambahnya.
Dengan demikian, Rahmat Hidayat berharap masyarakat dapat lebih memahami peran penting guru dalam mendidik anak didiknya dan mendukung mereka dalam menjalankan tugas mulia tersebut.(Edo)
























