Banggai, Suarautara.com – Dalam suasana menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pondok Pesantren Darussalam 3 di perbukitan Tandos, Luwuk Utara, tampil sebagai wujud harmoni antara pendidikan, pertanian, dan spiritualitas.
Pesantren ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di bidang pendidikan pertanian, serta mendukung visi daerah melalui program Banggai Cerdas yang dicanangkan Bupati Ir. H. Amirudin, MM, AIFO bersama Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, MM. Program ini juga selaras dengan visi Berani Cerdas dari Gubernur Sulawesi Tengah.
Peninjauan kawasan pesantren dilakukan pada Sabtu (16/8/2025). Hadir dalam kunjungan tersebut seorang pemerhati pendidikan sekaligus pendiri Bonua Sastra, Rastono Sumardi, yang ditemani sahabatnya Saigon.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan menuju lokasi melalui jalan mendaki penuh tantangan justru menghadirkan pengalaman berkesan.
Di balik pemandangan tanaman hortikultura dan udara segar khas dataran tinggi, berdiri Pondok Pesantren Darussalam 3 yang menempati lahan empat hektare.
Pesantren ini bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi juga kawasan agrobisnis hortikultura dengan konsep pendidikan terpadu,” ujar Rastono melalui sambungan telepon kepada awak media.
Sesampainya di lokasi, aktivitas para santri tampak menyatu dengan alam. Mereka sibuk membersihkan, mengikat, dan mengelola hasil panen sayur-mayur.
Pertanian menjadi bagian dari kurikulum, menanamkan keterampilan hidup sekaligus menumbuhkan kemandirian.
Kiai Munawar, pengasuh pesantren, menjelaskan bahwa visi besar lembaga ini adalah menyatukan pendidikan umum, ilmu agama, dan lifeskill agrobisnis.
Santri bukan hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga kemandirian hidup dari alam. Belajar agama, ilmu pengetahuan, dan praktik pertanian modern bisa berjalan beriringan,” ungkap Kiai Munawar.
Selain hortikultura, kawasan ini juga menghasilkan buah naga, mentimun, dan berbagai sayuran segar.
Para tamu bahkan berkesempatan langsung memetik hasil kebun. Lingkungan perbukitan yang damai menambah kenyamanan para santri dalam menimba ilmu.
Pesantren Darussalam 3 diharapkan dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang memberkahi masyarakat.
Dengan perpaduan antara ilmu, akhlak, dan kemandirian, lembaga ini diyakini mampu melahirkan generasi masa depan yang berilmu, berakhlak mulia, dan mandiri secara ekonomi.( AM’oks69 )
























