Perhutani, Polres dan DPRD Kabupaten Bondowooso Perkuat Sinergi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM|BONDOWOSO – Peningkatan intensitas curah hujan di Kabupaten Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor. Risiko tersebut dipengaruhi oleh kondisi topografi perbukitan dan pegunungan, kemiringan lereng, serta karakteristik tanah di sejumlah kawasan hutan. Menyikapi kondisi tersebut, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso memperkuat kewaspadaan melalui sinergi lintas sektor dengan Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso, Senin (15/12).

Sebagai langkah antisipatif, Kapolres Bondowoso bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Perum Perhutani KPH Bondowoso,. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, dan difokuskan pada koordinasi mitigasi serta penanggulangan bencana alam, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.

Kapolres Bondowoso Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harto Agung Cahyono menekankan pentingnya dukungan data teknis dari Perhutani, meliputi peta wilayah rawan bencana, daerah aliran sungai (DAS), serta titik-titik kritis yang berpotensi mengalami longsor dan banjir. Informasi tersebut dinilai krusial sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya pencegahan dan respons darurat yang efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Ahmad Dhafir menyampaikan bahwa data dan informasi dari Perhutani sangat dibutuhkan untuk memperkuat langkah antisipasi dan penanggulangan bencana secara terintegrasi, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Menanggapi hal itu, Misbakhul Munir menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan evaluasi kejadian sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso memiliki tingkat kerawanan tinggi, salah satunya Kecamatan Ijen yang secara geomorfologis rentan terhadap tanah longsor dan banjir. Ia juga mengingatkan peristiwa banjir pada tahun 2024 yang melanda Desa Gunungsari Kecamatan Maesan dan Desa Pakisan Kecamatan Tlogosari akibat curah hujan tinggi yang memicu peningkatan debit air secara signifikan.

“Pada kejadian tersebut, Perhutani KPH Bondowoso terlibat langsung dalam penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga hingga penyaluran bantuan logistik dan sarana air bersih. Hal ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Perhutani KPH Bondowoso menegaskan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Polres Bondowoso dalam kerangka manajemen risiko bencana terpadu, baik melalui upaya preventif, peningkatan pengawasan kawasan rawan, maupun penguatan sistem kesiapsiagaan dan respons cepat.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri jajaran Polres Bondowoso, antara lain Kasat Intelkam AKP Akhmad Santoso dan Kasat Humas Polres Bondowoso Inspektur Polisi Dua (IPDA) Bobby Dwi Siswanto Para pihak juga membahas penguatan koordinasi operasional, pemanfaatan data ilmiah, serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam di Kabupaten Bondowoso. (Kom-PHT/Bdw/Mam).

Berita Terkait

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Berita Terbaru