Perhutani dan Polda Jatim Gelar Psikotes Berkala bagi Pemegang dan Calon Pemegang Senpi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM|BONDOWOSO – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso berpartisipasi aktif dalam kegiatan psikotes bagi pemegang dan calon pemegang Senjata Api (Senpi) yang diperuntukkan bagi jajaran Polisi Kehutanan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Tectona, Divisi Regional (Divre) Perum Perhutani Jawa Timur, melalui kerja sama resmi antara Perum Perhutani dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

 

Psikotes tersebut merupakan bagian dari prosedur standar yang wajib dipenuhi untuk memastikan bahwa setiap personel Kepolisian Kehutanan memiliki kesiapan mental, emosional, dan kemampuan pengendalian diri yang memadai dalam mengoperasikan senjata api. Tidak hanya bagi personel baru yang mengajukan izin kepemilikan Senpi, tetapi juga bagi mereka yang telah memegang Senpi sebelumnya. Pemeriksaan psikologis dilakukan secara kontinyu, sebagai bentuk pembaruan kelayakan sekaligus pengawasan berkala terhadap kondisi mental petugas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, yang turut mengikuti rangkaian kegiatan, menyampaikan bahwa penggunaan Senpi oleh Polisi Kehutanan bukanlah kewenangan yang diberikan begitu saja, namun melalui proses penilaian menyeluruh.

“Penggunaan senjata api harus melalui beberapa tahapan uji, termasuk tes psikologi, kesehatan, dan keterampilan teknis. Ini berlaku tidak hanya bagi calon pemegang Senpi, tetapi juga bagi petugas yang sudah memegang Senpi. Secara kontinyu, mereka wajib mengikuti psikotes untuk memastikan bahwa kondisi mental dan emosional tetap stabil, sehingga penggunaan senjata dilakukan secara bijaksana tanpa melanggar aturan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Munir menegaskan bahwa tes berkelanjutan ini sangat penting mengingat kondisi lapangan yang dinamis dan penuh risiko. Personel Polisi Kehutanan kerap berhadapan dengan potensi konflik, ancaman keamanan, hingga situasi yang membutuhkan ketepatan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, pemeriksaan berkala berfungsi untuk memastikan bahwa seluruh petugas tetap berada dalam kondisi prima, tidak hanya secara fisik tetapi juga dari sisi psikologis.

Kegiatan psikotes meliputi serangkaian ujian yang mencakup tes kepribadian, pemeriksaan kestabilan emosi, kemampuan adaptasi terhadap tekanan, penilaian reaksi cepat dalam situasi genting, dan pemahaman terhadap etika penggunaan Senpi. Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi edukasi mengenai aturan hukum kepemilikan senjata api, prosedur penggunaannya dalam tugas operasional, serta potensi sanksi hukum apabila terjadi penyalahgunaan.

Melalui agenda ini, Perhutani berharap tingkat profesionalisme dan kedisiplinan Polisi Kehutanan semakin meningkat. Dengan penerapan psikotes secara berkala bagi pemegang maupun calon pemegang Senpi, diharapkan penggunaan senjata api di lingkungan Perhutani tetap berada dalam koridor hukum, etis, dan mengutamakan keselamatan, baik bagi petugas maupun masyarakat. Sinergi antara Perhutani dan Polda Jawa Timur dalam penyelenggaraan kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya bersama menjaga keamanan kawasan hutan secara komprehensif dan berkelanjutan.(Komp-PHT/Bdw/Mam)

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Wujud Sinergitas TNI dan Instansi Terkait, Keberangkatan KMP Dharma Kartika Berjalan Aman, Lancar
Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura
Diduga Nikah di Bawah Tangan, Anggota Polres Touna Bantah Hadir di Pernikahan Anaknya
Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:59 WITA

Diduga Gelapkan Aset, Dinas Pertanian dan Inspektorat Touna Didesak Lakukan Audit Forensik Tarif Traktor Rp1,4 Juta/Ha

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:38 WITA

Wujud Sinergitas TNI dan Instansi Terkait, Keberangkatan KMP Dharma Kartika Berjalan Aman, Lancar

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:31 WITA

Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Poso Kunjungi Desa Baleura

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Ditemani Senja Pantai Kilo Lima, Hadianto Rasyid Berbagi Pesan Inspiratif tentang Pelayanan Publik

Berita Terbaru