Pemdes Hulubalang Bangun Jalan Kantong Produksi Gunakan Dana Desa

Minggu, 11 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan Jalan Kantong Produksi yang di danai oleh DD Tahun 2022 di desa Hulubalang Kecamatan Paleleh Barat, (Foto : Haslan Abd Ali)

Pekerjaan Jalan Kantong Produksi yang di danai oleh DD Tahun 2022 di desa Hulubalang Kecamatan Paleleh Barat, (Foto : Haslan Abd Ali)

Buol – Pemerintahan Desa (Pemdes) Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) membangun jalan kantong produksi penghubung dengan menggunakan dana desa (DD) tahap 2 tahun 2022, bidang pelaksanan pembangunan desa, sub bidang ketahan pangan untuk meningkatkan akses hasil pertanian, pertambangan dan pariwisata yang ada di desa itu.

Pembangunan jalan kantong produksi tersebut diprediksi memiliki banyak manfaat bagi masyarakat desanya dan juga diperuntukkan untuk ketahanan pangan dan hewani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Hulubalang Arlan L. Amalu melalui sekdes Haslan Abd Ali, kepada media ini menjelaskan pembangunan jalan kantong produksi itu menelan anggaran Rp131,373,360,00,-. Dengan volume kurang lebih 2000an meter.

Haslan menjelaskan dengan dibangunnya jalan tersebut, diharapkan mendongkrak perekonomian dengan akses mudah mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, bisa digunakan menuju area pertambangan dan bahkan bisa digunakan sebagai akses menuju tempat wisata Pantai Tamian.

“Harapannya hasil pertanian dan perkebunan , dan pertambangan lebih mudah diangkut, karena akses jalan sudah tersedia,” ujarnya kepada suarautara.com, Minggu (11/9/2022) saat ditemui.

Pada 2022, penggunaan dana desa wajib diperuntukkan ketahanan pangan dan hewani sebesar 20%. Bantuan langsung tunai sebesar 40%, penanganan covid-19 sebesar 8%. Dana Desa Hulubalang.

Haslan menambahkan seluruh pembangunan infrastruktur jalan, merupakan prioritas pembangunan berdasarkan hasil dari musyawarah masyarakat dari tingkat dusun hingga desa.

“Semua berdasarkan hasil musyawarah masyarakat,” ujar dia.

“ Pokoknya jadi banyak peluang usaha dengan dibangunnya akses jalan ini, selain membuka lahan tidur menjadi Lahan produktif, para petani juga dapat diberdayakan melalui bidang ketahanan pangan ini, Jadi jalan yang kearah pegunungan juga sudah dekat area tambang rakyat dan akses jalan tani juga terbuka, maksudnya ketika musim panen para petani tidak kesulitan lagi menurunkan hasil produksinya,” ungkap Haslan.

 

Editor : Ruslan Panigoro

Berita Terkait

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Air Mulai Langka, Babinsa Pastikan Tak Ada Warga yang Berebut Setetes Harapan
Lahan Satu Hektare di Desa Tombang Ludes Terbakar Anggota Polsek Pagimana Duga Efek Cuaca Kering
Bukan Sekadar Beri Bantuan, Dandim Situbondo Duduk Bersama dan Sapa Warga Gunung Putri

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 11:44 WITA

Pengajian Umum Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Selamatan Desa Batu Salang

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Berita Terbaru