SUARAUTARA.COM, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol mengingatkan masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam memelihara ternak, khususnya sapi, dengan tidak membiarkannya berkeliaran bebas.
Imbauan tersebut disampaikan dalam rangka meningkatkan kualitas peternakan serta menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Buol.
“Yang kita harapkan adalah masyarakat memelihara sapi, bukan dipelihara oleh sapi. Artinya, ternak harus dirawat dengan baik, dikandangkan, dan disediakan pakan yang cukup agar kualitas dagingnya bagus, apalagi untuk jenis sapi Bali,” tegas Sekda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah menilai, kebiasaan membiarkan ternak berkeliaran tidak hanya berdampak pada kualitas hewan ternak itu sendiri, tetapi juga mengganggu ketertiban umum, merusak tanaman warga, serta berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lagi membiarkan ternak lepas tanpa pengawasan. Pemilik ternak harus menyediakan kandang yang layak dan memastikan pakan tercukupi.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan penegasan kepada para camat agar serius menangani persoalan ternak liar di wilayah masing-masing.
“Jika camat tidak berhasil mengatasi persoalan ini di wilayah kerjanya, maka pemerintah kabupaten akan memberikan sanksi. Bahkan hal ini bisa mempengaruhi pembayaran alokasi dana desa ke depan,” ujarnya.
Langkah tegas ini diharapkan mampu mendorong kesadaran bersama, sehingga pengelolaan ternak di Buol menjadi lebih tertib, produktif, dan memberi manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.[ucan]
























