Buol, Suarautara.com – Dalam kesempatan memberikan sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kantor kementerian Agama (Kemenag), Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan bahwa salah satu visi pemerintah daerah adalah menjadikan Buol sebagai daerah Agamis, menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan melalui persatuan.
Demikian disampaikan orang nomor satu di kabupaten Bupati Buol ini saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama binaan HRI Al-Fatih di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol. Minggu, (7/9/2025) yang berlangsung khidmat dan penuh hikmah.
“Momentum ini mari kita jadikan langkah kebersamaan. Pemerintah akan mengajak seluruh ulama dan umara untuk bergandengan tangan membangun daerah agar lebih maju, dengan tetap menjaga nilai-nilai keagamaan,” ujar Bupati Risharyudi dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Bowo sapaan akrabnya juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dan tidak membuka aib sesama.
“Jika ada masalah, cukup doakan agar terselesaikan dengan baik, baik dalam rumah tangga, lingkungan tempat tinggal, maupun di tempat kerja. Bahkan, bila memungkinkan, sempatkan 15 detik pada sujud terakhir setiap salat fardhu untuk berdoa: Ya Allah, jadikan Kabupaten Buol sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya penuh haru.
Sebagai penutup, Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan Kabupaten Buol yang agamis, pemerintah akan merencanakan penguatan majelis taklim mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Tentu semua ini memerlukan dukungan dan kesadaran kita bersama.”tutupnya. ***/Diskominfo























