Minyak Goreng Murah Lenyap di Pasaran, Pemkab Buol Didesak Sidak Pertokoan

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buol, Jurfin Dj Manto,SE

Kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buol, Jurfin Dj Manto,SE

SUARAUTARA.COM, Buol – Kelangkaan minyak goreng di pasaran menimbulkan keresahan tersendiri bagi masyarakat Buol, terutama bagi para pengusaha makanan dan ibu rumah tangga. Apalagi, kelangkaan tersebut mengakibatkan melambungnya harga minyak goreng yang dinaikan sepihak oleh pihak supermarket, toko kelontongan dan kio-kios yana ada.

Beragam spekulasi mulai muncul. Isu kartel, penimbunan, hingga panic buying, yang disebut sebagai penyebab kelangkaan. Apalagi, pemerintah pada 19 Januari 2022 mengaku sudah memberikan subsidi agar harga minyak goreng rp 20ribu menjadi Rp 14 ribu per liter.

Padahal Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menyiapkan dana sebesar Rp7,6 triliun yang akan digunakan untuk membiayai penyediaan minyak goreng kemasan bagi masyarakat sebesar 250 juta liter per bulan atau 1,5 miliar liter selama enam bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi hal tersebut, sebelumnya Kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buol, Jurfin Dj Manto,SE.,kepada media ini memberikan penjelasan dimana, kejadian ini diakibatkan sebagian masyarakat yang melakukan panic buying.

“Sebetulnya kami sudah mengimbau kepada masyarakat dan membatasi penjualannya yaitu maksimal satu orang dua liter, hanya mungkin ada kekhawatiran dari warga Buol itu, mumpung minyak murah beli banyak atau nyetok banyak. Jadi ada semacam panic buying di masyarakat,” ujar Manto saat dihubungi, Jum’at (18/02/2022).

Maka, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Sebab, program minyak goreng murah ini akan berlangsung selama 6 bulan ke depan.

“Jadi kami mengimbau beli seusai kebutuhan saja, karena ini programnya bakal berjalan berjalan selama 6 bulan,” lanjutnya.

“Jadi Pemerintah Pusat itu sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp7,6 triliun melalui Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit yang nantinya digunakan untuk membiayai minyak goreng yang harganya Rp14.000. Jadi disubsidi ke pabrikan-pabrikan sehingga pabrik tidak akan rugi karena sudah di subsidi oleh pemerintah,” tegasnya.

Ditanyai terkait desakan berbagai elemen masyarakat Buol, kapan akan melakukan sidak langsung dilapanga, Manto tidak memberikan penjelasan kapan akan turun dilapangan, tetapi pihaknya berjanji akan melakukan sidak kapanpun jika siap.

 

 

 

 

 

 

Editor : Ruslan Panigoro

 

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:56 WITA

Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 

Berita Terbaru