Banggai, Suarautara.com – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektor terhadap pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di daerah, Pemerintah Kabupaten Banggai menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tahun 2025, yang dilaksanakan pada Kamis pagi (24/07/2025) bertempat di Hotel Swiss-Belinn Luwuk.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banggai, Mujiono Lasitata, S.H., M.H. mewakili Bupati Banggai H. Amirudin dalam membuka kegiatan yang dihadiri oleh 30 perwakilan instansi, termasuk Kantor Imigrasi, Kepolisian, Kodim, Pemerintah Daerah, Kejaksaan, BIN, BAIS, dan Dinas Tenaga Kerja.
Kegiatan Rakor Timpora 2025 ini bertujuan memperkuat kerja sama dan koordinasi lintas sektoral dalam hal pengawasan orang asing, serta menyusun strategi dan rencana aksi bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Banggai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025
hotel Swiss-Belinn Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Menurut sambutan tertulis Bupati Amirudin yang dibacakan Mujiono, Timpora merupakan sumber penting informasi dan data dalam pengambilan keputusan menyangkut penanganan tamu luar daerah dan orang asing yang berkunjung ke Banggai. Sinergitas antarinstansi diperlukan agar pengawasan berjalan efektif dan efisien.
Rakor ini menekankan pentingnya kerja sama antara Imigrasi dan instansi lainnya. Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Sulawesi Tengah melalui Kabag TU, Andi Zulfikar Rasdin, menyebutkan pengawasan orang asing bukan hanya tanggung jawab imigrasi, melainkan tugas bersama semua pemangku kepentingan. Imigrasi juga mengharapkan partisipasi aktif masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai yang diwakili Galih Nur Rahartadi menjelaskan pentingnya koordinasi dengan berbagai instansi dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing.
Dalam laporan kegiatan, Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Bobi Ardiansyah menyampaikan bahwa Rakor ini diselenggarakan guna mengevaluasi koordinasi sebelumnya serta menyusun strategi baru yang lebih sinergis dan responsif terhadap dinamika keberadaan orang asing di wilayah Banggai.
( TimHumasPemda/AmrillahMokoagow )






















