SUARAUTARA I BUOL – YA, Allah! Om Salam pergi pula. Gumam saya spontan kemarin petang, saat postingan dari teman-teman Jurnalis di Kabupaten Buol. Rabu, (1/2/2023), memenuhi beranda medsos para nitizen, almarhum Salam Hi Noor, (Pemred, Globalnewsnusantara.id) yang wafat Rabu, (1/2) sore hari, di ponsel muncul notifikasi berita duka baru tentang wafatnya Om Salam atau Salam Hi.Noor.

Wartawan senior Buol yang saya kenal amat baik. Ia meninggal dunia sore itu.

Pada beberapa tahun lalu ada juga, wartawan senior di Bolaang Mongondew (Sulut) yakni Pemred media online Hi Agus Oga berpulang dalam usia 54 tahun. Keduanya pimpinan wartawan nasional di Kotamobagu Derek juga meninggal karena penyakit yang dideritanya dan wartawan senior Wahyudin Pakaya wartawan senior TV One yang juga meninggal dan meninggalkan teman-teman seprofesi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seharian, saat melihat foto-foto pemakaman Om Salam, yang di dampingi ketat teman-teman wartawan liputan kabupaten Buol untuk dimakamkan di desa Paleleh, Kecamatan Palele, Kabupaten Buol, Kamis, (2/2) di pekuburan desa, sayangnya saya tidak bisa hadir karena dalam keadaan sakit juga.
Tak hanya para wartawan saja, pejabat, tokoh masyarakat dan seluruh handaitolan mengantarkan jenazah almarhum yang didatangkan dari RSUD Mokoyurli.
Saat itu saya mengenang kebaikan almarhum saat-saat bersama, dengan bercita-cita sejuta mimpi untuk mengawal pembangunan dan memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat Buol. Om Salam adalah wartawan senior GlobalNews dan ikut terlibat dibeberapa organisasi kemasyarakatan.
Om Salam yang Periang
Salam Hi Noor wafat Rabu (1/2) sore hari pukul 14.15 di Rumah Sakit Mokoyurli, Buol. Sehari sebelumnya ia dilarikan ke RS itu karena kumatnya penyakit yang ia derita beberapa bulan terakhir. Ia hanya sempat dirawat satu hari karena komplikasi penyakit.
“tekanan gula darah, asam lambung dan asam urat,” kata salah satu wartawan. Om Salam meninggal dunia dalam usia 55 tahun, meninggalkan istri dan empat anak.
Tidak ada hal yang sulit buat Om Salam. Suatu ketika almarhum, saya dan teman wartawan, saat berbincang dengan almarhum terkait kebutuhan dana mendesak untuk segera diselesaikan, dengan sontan almarhum menyaut untuk bisa membantu persoalan itu, Om Salam tidak mengenal pantangan.
Pembawaan easy going begitu mengantar Om Salam mudah bergaul dengan siapa pun dan punya relasi luas dengan berbagai kalangan. Kelengkapannya lebih dari cukup itu menjadi bekal menopang profesinya sebagai wartawan yang begitu kuat.
Saya lupa kapan mulai mengenal dia. Namun sepengetahuan sejak bertemu pertama kali seperti itulah pembawaan Om Salam. Sebelum almarhum jatuh sakit, kami sering bertemu dalam acara-acara resmi di beberapa OPD dan tempat nongkrongan para kuli tinta di Buol.
Sepertinya dalam acara Hari Pers Nasional, (HPN) ke 77 tahun ini yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2023 nanti, kita kehilangan sosok inspiratif.
Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya.
Tiada lagi Om Salam. Semoga tentram di sisi Allah SWT.
Penulis : Uchan

























