Suarautara.com, Banggai – Sekolah Sepak Bola (SSB) Buana Nambo U12 kembali menunjukkan performa impresif dalam pertandingan sepak bola persahabatan yang digelar di Provinsi Gorontalo.
Pada hari kedua rangkaian uji tanding, SSB Buana Nambo berhasil meraih dua kemenangan meyakinkan atas lawan-lawannya, Selasa (28/01/2026).
Pada laga pertama, SSB Buana Nambo U12 berhadapan dengan SSB Ippot Tapa U12 di Lapangan Ippot Tapa, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan SSB Buana Nambo.
Selanjutnya, pada pertandingan kedua, SSB Buana Nambo kembali menunjukkan dominasi saat menghadapi SSB Bina Taruna Kota Gorontalo.
Dalam laga ini, tim asal Nambo tampil solid dan agresif hingga berhasil menang telak dengan skor 7-0.
Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung sejak pukul 15.00 WITA hingga pukul 19.00 WITA.
Menariknya, laga ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para pemain SSB Buana Nambo karena harus bermain hingga malam hari.
Adapun wasit yang memimpin pertandingan adalah Ishak Nusi, wasit berpengalaman yang dikenal profesional dalam memimpin laga usia dini.
Pelatih dan Ketua Umum SSB Ippot Tapa, Roni Yaya, menyampaikan bahwa pertandingan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarwilayah sekaligus meningkatkan mental dan jam terbang pemain usia dini.
Ia juga menjelaskan bahwa SSB Ippot Tapa sendiri berdiri sejak 2022, sementara induk klub IPOT Tapa telah ada sejak 1937.
Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana anak-anak belajar, membangun mental, dan menjalin persaudaraan,” ujar Roni.
Manager SSB Buana Nambo, Adnan, menilai bahwa secara permainan, kekompakan tim, dan kualitas individu, SSB Buana Nambo masih berada di atas lawan-lawannya.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan rasa persaudaraan antar pemain.
Setelah pertandingan selesai, yang paling terlihat adalah persaudaraan mereka. Itu yang paling penting. Soal teknik dan fisik, semua masih harus terus dibenahi,” kata Adnan.
Dalam laga tersebut, perhatian juga tertuju pada penjaga gawang SSB Ippot Tapa U12, Zayan Mokoagow, yang diketahui memiliki darah Nambo.
Meski timnya kebobolan, Zayan dinilai memiliki bakat, mental kuat, dan kemauan keras untuk berkembang menjadi penjaga gawang andal di masa depan.
Pelatih SSB Buana Nambo, Bagong, mengungkapkan rasa syukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya.
Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan adanya progres dari pola latihan dan penerapan skema permainan yang selama ini diberikan oleh tim pelatih dan kalah menang itu hal yang biasa.
Alhamdulillah, anak-anak sudah mulai menjalankan skema dan instruksi dengan baik. Tapi kami tidak boleh cepat puas, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi,” tegas Bagong.
Sementara itu, Manager SSB Buana Nambo, Hadiwiyono, juga mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam euforia kemenangan.
Syukur alhamdulillah kita menang di dua pertandingan, tapi ini baru langkah awal. Perjalanan masih panjang, anak-anak harus terus berlatih dan tetap rendah hati,” pungkasnya.(AM’oks69)

























