SUARAUTARA.COM, Buol – Pengeboman ikan marak terjadi di Perairan Kabupaten Buol khususnya di wilayah perairan kecamatan Paleleh Barat..
Fenomena perusakan biota laut ini sering nampak terjadi di kawasan Pulau Raja, di Desa Lunguto dan sebagian di perairan desa Hulubalang Kecamatan Paleleh Barat.
Pengeboman ikan sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir ini. Bahkan dalam sepekan bisa terjadi 2 sampai 3 kali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penuturan Kepala Desa Hulubalang Arlan Amalu yang kesehariannya memancing di perairan Paleleh Barat, maraknya pengeboman ikan itu akibat minimnya perhatian pemerintah.
“Sampai saat ini tidak ada gerakan apa-apa dari pihak berwewenang, padahal pengeboman itu sudah berlangsung sejak lama,” ungkap Arlan, Senin (24/7/2023).
Arlan menambahkan, para Nelayan lainya mengatakan, para pelaku ini datang secara berkelompok dua sampai tiga unit perahu.
Meski begitu, menurut mereka kondisi tersebut masih jauh dari perhatian petugas di wilayah setempat.
“Karena, aktivitas tersebut terkesan sengaja dibiarkan,” beber Arlan Amalu.
Ia pun meminta ketegasan dari Pemrov Sulteng dalam hal ini DKP dan Polda Sulteng untuk mengantisipasi perusakan biota ;aut yang berkepanjangan,
” Saya kira persoalan ini sudah sejak lama bahkan bertahun-tahunm akan tetapi terkesan dibiarkan. Anggaran pun tidak ada untuk memberikan fasilitas keamanan untuk melindungi kemanan perairan dari pengeboman ikan itu,” tandasnya.
Ucan

























