SUARAUTARA, Buol – Sejak mencuatnya beberapa nama tokoh birokrat Buol bakal calon Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buol tahun 2022, pasca berakhirnya masa kepemimpinan pasangan Bupati H.Amirudin Rauf dan Wakil Bupati H.Abdulah Batalipu, yang berakhir pada tanggal 12 Oktober 2022 nanti, ada nama Drs. Arianto Rioeh, M.Si., tak lain mantan Inpektur Inpektorat Kab.Buol yang saat ini menjabat Asisten II Setda Buol.
Arianto Rioeh kini disebut – sebut memiliki kans kuat menduduki posisi Plt Bupati Buol nanti, selain nama sekda Buol Drs.Moh Suprizal Jusuf,MM dan Inspektur Inspektorat Provinsi Sulteng M. Muchlis.
Menguatnya nama Arianto Rioeh diprediksi kuat akan mendapat restu dari Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, Selain memiliki segudang prestasi dalam menjalankan tugas kepemerintahannya, Arianto Rioeh bakal dipastikan memenuhi berbagai persyaratan adminitrasi dari Kemendagri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ Kami meyakini sosok birokrat seperti beliau ini tak diragukan lagi kompetensinya, apalagi Arianto Rioeh dikenal sebagai tokoh birokrat handal dan cerdas, jika beliau akan diberi amanah sebagai Plt Bupati Buol sudah dipastikan beliau mampu melaksanakan sisa tugas kepemerintahan nanti,” ungkap salah satu ASN di ruang lingkup Pemkab Buol yang meminta namanya tidak di publis.
Pria parobaya yang kesehariannya bekerja sebagai seorang ASN ini meyakini sosok Arianto Rieoh dipastikan akan jadi Plt nanti,
“ Kami yakin, Pak Rianto Rieoh pasti akan menjadi PLT Bupati. Dan kami masyarakat menginginkan agar Pak Gubernur menunjuk beliau sebagai PLT nanti. Yang kami suka, kepribadianya bagus, dan mengenal semua orang Serta menerima saran dan masukan dari masyarakat. Nah, tife kepemipinan seperti beliau yang kami inginkan, ” tuturnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi suarautara.com Arianto Rioeh mengucapkan terima kasih atas do’a dan dukungan terhadap dirinya yang saat ini diusulkan oleh DPRD ke Gubernur dan Kemendagri sebagai calon Plt Bupati Buol.
“ Alhamdulillah atas dukungannya terhadap saya, semua kita serahkan kepada aturan yang berlaku dan tak lupa memohon petunjuk dari yang maha kuasa, jika rakyat Buol dan pimpinan daerah kita yakni pak Gubernur merestui, maka itu adalah amanah dan harus dijalankan”. Tutupnya.
























