Klaim Rekom Parpol di Pilkada Buol Dinilai Masih Terlalu Dini, Begini Respon FP3B

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arlan Rahman

Arlan Rahman

SUARAUTARA.COM, Buol – Tensi politik yang mulai menghangat di Kabupaten  Buol menjadikan para tokoh yang bermunculan mulai menunjukkan pengaruhnya ditengah-tengah publik.

Hanya saja, saling klaim rekomendasi parpol pada helatan pilkada belakangan ini cukup berpotensi patah hati.

Hal itu diungkapkan koordinator Front Pemuda Peduli Pembangunan Buol (FP3B) Arlan Rahman.

Ia menyebutkan, deklarasi dukungan bahkan klaim perolehan rekom pada helatan pilbup di Kabupaten Buol dianggap terlalu dini.

Sebab, tahapan yang berlangsung sesuai peraturan KPU Nomor 2 tahun 2024, juga masih jauh. Khawatirnya, kondisi itu malah berbuah kekecewaan.

’’Jadi begini, obral klaim rekom pilkada saat ini, itu masih berpotensi patah hati,’’ ungkap ketua PRIMA Buol ini, kepada media ini, Kamis (9/5/2024).

Aktivis jalanan ini menambahkan, berapa pun parpol yang diajak deklarasi sekarang ini tidak menjamin keberpihakan partai pada helatan oilkada serentak 27 November mendatang.

Sebab, dukungan yang terjadi masih tersirat dan di tingkat daerah, belum mewakili ketua umum parpol pusat yang saat ini masih dinilai cukup dinamis lantaran belum ada rekomendasi legal yang dikeluarkan.

’’Berapa pun parpol yang diajak deklarasi saat ini, sangat berpotensi mengingkari janji. Masalahnya rekom yang legal adalah yang redaksinya menyebutkan pasangan bukan dukungan personal. Jadi dengan kata lain, parpol sangat berpotensi untuk mengingkari janjinya,’’ terangnya.

Menurut Arlan, melihat pengalaman pilkada di Bumi Pogogul beberapa decade silam, bukan tidak mungkin kondisi itu terulang kembali tahun ini. Sebelumnya ada potensi berpalingnya dukungan parpol lantaran berbagai pertimbangan.

Tak sekadar terkait elektabilitas, melainkan ada dugaan nilai yang ditawarkan. Itu tak lepas masih adanya dugaan transaksional politik.

Bahkan beberapa poros yang saat ini tengah hangat, juga masih ada potensi sekedar jual beli nilai tawar.

’’Bisa jadi tidak maju, asal nilainya cocok. Karena paling utama adalah tarung nilai. 80 persen menentukan (pemberian rekom) itu,’’ tegasnya.

Diketahui saat ini Kalangan parpol diketahui masih melakukan konsolidasi internal hingga koordinasi dengan pengurus pusat. Saat ini tiket utuh dan surat tugas partai hanya diperoleh Golkar pada ketua DPD II Abdullah Batalipu.

Sehingga menjadikan partai ini bisa secara mandiri mengusung calon bupati pada Pilkada serentak November mendatang. Partai Golkar yang hanya mendapatkan dua kursi haru berkoalisi pada Pilkada Buol mendatang. [uchan]

 

Berita Terkait

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan
Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK
Bawaslu Menyapa SMKN 2 Luwuk Siapkan Pemilih Pemula yang Cerdas Kritis dan Berintegritas
Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo Gelar Hearing Bersama Sejumlah OPD Mitra Bahas Anggaran Perubahan APBD 2026 
Pimpin Rapat Ketua Bawaslu Banggai Tingkatkan Kapasitas Jajaran Fokus pada Tata Kelola Manajemen SDM
Tim Bawaslu Banggai Kunjungi Lapas Kls II Luwuk Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terakomodasi dalam Pemutakhiran Data Pemilih
Terus Bergerak Perkuat Sinergitas KPU dan Bawaslu Banggai Siapkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III 2026
Ketua DPRD Kabupaten Situbondo, Mahbub Djunaidi Ucapkan Selamat Harjakasi ke 208

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:29 WITA

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:34 WITA

Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK

Senin, 7 September 2026 - 20:07 WITA

Bawaslu Menyapa SMKN 2 Luwuk Siapkan Pemilih Pemula yang Cerdas Kritis dan Berintegritas

Kamis, 3 September 2026 - 07:35 WITA

Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo Gelar Hearing Bersama Sejumlah OPD Mitra Bahas Anggaran Perubahan APBD 2026 

Selasa, 1 September 2026 - 20:32 WITA

Pimpin Rapat Ketua Bawaslu Banggai Tingkatkan Kapasitas Jajaran Fokus pada Tata Kelola Manajemen SDM

Berita Terbaru