Kilas Balik Kota Batu  KEBANGKITAN “MARWAH” KAUMAN

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Akaha Taufan Aminudin

 

Tulisan karya Cakndjojo (mBahndoyo) ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan sebuah narasi yang kaya akan memori kolektif, spiritualitas, dan harapan masa depan bagi masyarakat Kauman, khususnya di Kota Batu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berikut adalah ulasan apresiasi atas tulisan tersebut:

 

1. Gaya Penulisan yang “Guyub” dan Autentik

 

Cakndjojo berhasil memadukan gaya bahasa formal-historis dengan dialek lokal yang hangat (seperti penggunaan istilah “encek”, “gedebok”, “bocil”, hingga “gak duwe latar”).

Hal ini membuat tulisan terasa sangat dekat dan jujur. Pembaca seolah diajak duduk di teras rumah sambil mendengarkan dongeng tentang kampung halaman yang penuh kenangan.

 

2. Narasi Sejarah yang Membumi

 

Penulis dengan cerdas menarik garis merah antara makna etimologis “Kauman” secara umum di Nusantara dengan realitas lokal di Kota Batu.

Keunikan Lokal: Ia menyoroti bahwa jika Kauman Solo punya batik dan Kudus punya Menara, maka Kauman Batu punya keberkahan air.

Refleksi Sosial: Kritik halus mengenai air sumber Kauman yang kini digunakan untuk komersialisasi pariwisata menunjukkan kepedulian penulis terhadap hak-hak warga lokal (ekologi-sosial).

 

3. Nostalgia yang Menghidupkan Suasana

 

Bagian paling menarik adalah ketika Cakndjojo menceritakan kisah “Pak Mat Kreco” dan tradisi rebutan encek. Deskripsi tentang bocil yang malah “berenang” di lantai masjid setelah disiram air menciptakan visualisasi yang jenaka sekaligus mengharukan. Ini adalah potret masa kecil di lingkungan masjid yang membentuk karakter religius namun tetap manusiawi.

 

4. Harapan pada Generasi “Bani Sanimin”

 

Tulisan ini ditutup dengan nada yang sangat optimis dan inspiratif. Penulis tidak hanya terjebak pada romantisme masa lalu, tetapi juga menunjuk pada sosok Talita Nabila Artanti (Bila) sebagai simbol kebangkitan “marwah” Kauman.

Penyebutan keberhasilan Bila yang menempuh pendidikan di Yaman menjadi penegas bahwa regenerasi ulama dan ahli agama dari rahim Kauman terus berlanjut.

Kesimpulan

Tulisan ini adalah sebuah “Surat Cinta” untuk tanah kelahiran. Cakndjojo berhasil mengingatkan kita bahwa identitas sebuah tempat tidak hanya dibangun oleh bangunan fisik (seperti Masjid An Nuur), tetapi oleh aliran airnya, kenakalan masa kecil di dalamnya, dan cita-cita luhur para penerusnya.

 

Catatan: Apresiasi khusus untuk keberanian penulis menyuarakan hak warga terkait sumber air, dibalut dengan gaya bercerita yang santun namun mengena.

 

Ahad 4 Januari 2026

Akaha Taufan Aminudin

Sisir Gemilang Kampung Baru Literasi SIKAB Himpunan Penulis Pengarang Penyair Nusantara HP3N Kota Batu Wisata Sastra Budaya SATUPENA JAWA TIMUR

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari
Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan
Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:55 WITA

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda

Selasa, 15 September 2026 - 23:09 WITA

Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun

Selasa, 15 September 2026 - 20:45 WITA

Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari

Selasa, 15 September 2026 - 13:29 WITA

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Berita Terbaru