Kasus Penggelapan Sound System Masuk Tahap II Anggota Reskrim Polres Banggai Serahkan Tersangka ke JPU

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Saat tersangka menghadapi JPU di dampingi pengacara

foto istimewa : Saat tersangka menghadapi JPU di dampingi pengacara

Suarautara.com, Banggai – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banggai melalui Unit I Tindak Pidana Umum (Pidum) melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tindak pidana penggelapan sound system, Jumat (2/1/2026).

Pelaksanaan Tahap II tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh pihak Kejaksaan Negeri Banggai.

Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum Septian Dwi Riaji.

Penyerahan tersangka ini diterima oleh Jaksa Septian Dwi Riaji,” ujar AKP Nur Arifin.

Adapun tersangka yang diserahkan berinisial AO (37), warga Jalan Samratulangi, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk. Sementara korban dalam perkara tersebut adalah Arfan Labani (41), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Karaton.

Kasus penggelapan ini berawal dari kerja sama antara korban dan tersangka sejak tahun 2022.

Dalam kerja sama tersebut, korban menyerahkan sejumlah peralatan sound system kepada tersangka untuk digunakan.

Namun, belakangan korban mendapat informasi bahwa peralatan tersebut telah digadaikan tanpa sepengetahuannya.

Peralatan sound system yang digelapkan meliputi power, wisdom, mic huper, mic wisdom, mic QA 260 merah, kabel snake 50 meter 24 channel, speaker low RDW 1885 sebanyak 4 buah, mixer, Zetapro 12 channel, huper JS 8, receiver mic earphone, kabel induk 4×2, serta kawat tembaga 50 meter sebanyak 2 buah.

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp30 juta.

AKP Nur Arifin menegaskan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polres Banggai dalam menuntaskan setiap perkara secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(AM’oks69)

Berita Terkait

Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”
Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan
Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Polda Kepri Perkuat Sinergi dengan Pers di Rakernas III PJS Tahun 2026
Bank Sulteng Ampana Perluas Layanan Selama Pemeliharaan Sistem, Transfer Antarbank Tetap Bisa Dilakukan
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WITA

Camat Ratolindo Bantah Restui Penggalangan Dana Posko Anti-Narkoba, Warga Diminta Waspada

Kamis, 5 November 2026 - 10:09 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Tetapkan Tersangka Asal Desa Wakai “atas Dugaan Kasus Sabu”

Kamis, 5 November 2026 - 06:42 WITA

Bupati Tolitoli Hadiri Puncak Bulan Bakti HUT KKP Ke 27 di Kampung Nelayan Merah Putih Banagan

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WITA

Demi Aturan Dewan Pers Anggota PWI Banggai dan Jambi Jadi Sorotan di UKW Parimo 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Rabu, 4 November 2026 - 13:42 WITA

Bank Sulteng Ampana Perluas Layanan Selama Pemeliharaan Sistem, Transfer Antarbank Tetap Bisa Dilakukan

Berita Terbaru