Kapolres Turunkan Tim Terkait Pembangunan Talud Senilai Rp 15 M di desa Sabah Lioh yang Pengerjaannya Asal-asalan 

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,MARTAPURA,PE-Proyek pembangunan talud pengamanan penahan dari derasnya sungai Komering di Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, dinilai bermasalah.

Menurut warga setempat kontraktor pekerja dan Dinas terkait harus bertanggungjawab atas ketidakberesan proyek yang dibiayai APBN 2025 senilai Rp 15 Miliar.

Salah satu warga setempat, Hamid menyebutkan proyek pembangunan talut sepanjang lebih kurang 300 meter tersebut asal-asalan dan asal jadi dengan kualitas yang buruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal proyek tersebut menelan dana lebih kurang Rp 15 milliar. Dimana informasinya proyek talut tersebut berasal dari anggaran APBN atau BNPB. Kemudian proyek tersebut dibangun sejak Januari 2025 hingga akhir 2025.

“Kalau masalah kekuatan talud ini kami anggap nol. Sebab pada saat pemasangan batu, hanya disusun tanpa semen. Jadi setelah batu disusun 5-7 batu baru dipasang semen,” katanya, Sabtu 4 April 2026.

Dia juga menilai pada tiang cor juga kurang semen, dan pasir. Sehingga pada tiang cor mudah tegelupas. “Nah ini bisa dengan tangan saja rontok,” ujarnya.

Belum lagi, bagian dalam pada bangunan tersebut, tampa semen, yang menurutnya pada bagian dalam hanya disusun batu lalu ditimbun tanah. Baru dibagian atas disemen.

“Intinya menurut kami dibangun asal-asalan. Dan kami masyarakat disini kurang yakin dengan bangunan ini,” katanya.

Sementara Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono saat dikonfirmasi terkait hal tersebut Kapolres menegaskan akan segera menurunkan tim untuk memeriksa proyek teraebut.

“Info terakhir masih pemeriksaan BPK, akan kita mohon ke BPK hasil Auditnya untuk laks Teliti Telaah,” kata Kapolres lewat wa pribadinya.

Terpisah Plt Kepala BPBD Kabupaten OKU Timur Bambang Irawan menyampaikan bahwa memang proyek tersebut bersumber dari APBN atau BNPB.

Namun ia belum bisa menyampaikan detil terkait proyek tersebut. “Pak maaf kegiatan itu di periode pimpinan sebelumnya. Jadi harus komfirmasi dulu, takutnya salah,” katanya. (***)

 

Reporter; yesy

Berita Terkait

Komitmen Pelayanan Prima Supervisor Arif Suverfisor ASDP Pagimana Layani Penumpang dan 200 Peserta KTNA Banggai
Tanamkan Semangat Nasionalisme, Babinsa Koramil 0823/Panji Sambangi SMPN 2
Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah
Pemkot Kotamobagu Menghimbau Masyarakat Memanfaatkan Posyandu Sebagai 6 SPM
Pelaksanaan PAW Pilkades Selomukti Usai Sudah, Abul Hasan Menang Telak dan Mutlak
Satpolairud Polres Situbondo Redam Konflik Nelayan Jangkar dengan Ngopi Bareng Masyarakat Pesisir
Pemkab OKU Timur Lantik dan Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031
Polsek Belitang III Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dalam “Operasi Senpi Musi 2026”

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:10 WITA

Komitmen Pelayanan Prima Supervisor Arif Suverfisor ASDP Pagimana Layani Penumpang dan 200 Peserta KTNA Banggai

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:48 WITA

Tanamkan Semangat Nasionalisme, Babinsa Koramil 0823/Panji Sambangi SMPN 2

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:11 WITA

Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:01 WITA

Pemkot Kotamobagu Menghimbau Masyarakat Memanfaatkan Posyandu Sebagai 6 SPM

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:53 WITA

Satpolairud Polres Situbondo Redam Konflik Nelayan Jangkar dengan Ngopi Bareng Masyarakat Pesisir

Berita Terbaru