Jelang HUT RI ke-80, Dugaan Pungli Muncul di Wilayah Kabupaten Mojokerto

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO, Suarautara.com – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pemerintah kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Dugaan ini mencuat setelah hasil keputusan rapat internal antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu kecamatan menetapkan iuran per golongan ASN yang dinilai memberatkan.

Dari informasi resmi media ini, rapat yang digelar pada Senin, (14/7/2025), tersebut memutuskan besaran iuran yang harus dibayarkan oleh ASN berdasarkan golongan. Rinciannya yakni:

  • Golongan I: Rp0
  • Golongan II: Rp50.000
  • Golongan III: Rp75.000
  • Golongan IV: Rp100.000
  • Pemerintah desa: Rp2.000.000

Kebijakan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan ASN, karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan cenderung memaksa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, aktivis sosial Mojokerto Raya, Urip Widodo, S.E., yang akrab disapa Abah Orep, angkat bicara. Saat ditemui di kantornya di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin, (4/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, ia membenarkan adanya keluhan dari sejumlah ASN yang merasa terbebani dengan iuran tersebut.

“Kalau memang ini bersifat wajib, seharusnya ada dasar hukum yang jelas dari pemerintah kabupaten, seperti Peraturan Daerah (Perda) atau regulasi lain yang mengikat. Tanpa itu, iuran ini bisa masuk kategori pungli,” tegas Abah Orep.

Ia juga menyebut bahwa praktik seperti ini bukan hal baru. “Setiap tahun selalu ada hal serupa. Bahkan tahun ini, saya mendapat laporan bahwa iuran diberlakukan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar Bupati Mojokerto segera mengambil sikap tegas. Apalagi, pemerintah pusat telah mengimbau agar seluruh daerah melakukan efisiensi anggaran dalam setiap kegiatan.

“Harapan kami, Pak Bupati bisa bertindak tegas. Jika tidak ada anggaran dari pusat, jangan paksakan kondisi di lapangan secara berlebihan. Misalnya, dalam kegiatan tasyakuran malam 17-an, setiap desa diwajibkan membawa satu tumpeng. Ini jelas menambah beban, apalagi TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) sering kali tidak cair tepat waktu, ditambah pengeluaran untuk anak sekolah, serta iuran 17-an di tingkat RT/RW,” ungkapnya.

Abah Orep yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelayanan Publik mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan tidak segan menyuarakan ketidakadilan.

(Pewarta: Yani S).

Berita Terkait

Siagakan SAR dan Patroli Perairan, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengamanan di Pantai Pasir Putih Saat Libur Panjang
Anggota DPR – RI, HM Nasim Khan Berikan Bantuan Fasilitas Olah Raga Wall Climbing Untuk SMA 2 Situbondo
Latih Personel Kemampuan Basic Life Support, Polres Situbondo Gandeng Ikatan Dokter Indonesia 
Jelang HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Situbondo Gelar Lomba Olah TKP dan TPTKP
Kapolres Situbondo Bersama Tim SOPIA Santuni Keluarga Almarhum Abi
Babinsa Koramil 0823/16 Sumbermalang Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan dan Rapikan Jalan Desa
Kawal Keselamatan Wisatawan di Pantai Wisata Situbondo Saat Libur Lebaran, Polisi Gelar Patroli Laut
Pengusaha Muda Sukses, Edy Manghla Ringankan Beban Warga Lingkungan Karangasem, Tebar Puluhan Paket Sembako dan Akan Buka Bareng di Bulan Ramadhan 

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:36 WITA

Siagakan SAR dan Patroli Perairan, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengamanan di Pantai Pasir Putih Saat Libur Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:29 WITA

Anggota DPR – RI, HM Nasim Khan Berikan Bantuan Fasilitas Olah Raga Wall Climbing Untuk SMA 2 Situbondo

Senin, 27 April 2026 - 20:23 WITA

Latih Personel Kemampuan Basic Life Support, Polres Situbondo Gandeng Ikatan Dokter Indonesia 

Kamis, 23 April 2026 - 19:52 WITA

Jelang HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Situbondo Gelar Lomba Olah TKP dan TPTKP

Kamis, 23 April 2026 - 13:20 WITA

Kapolres Situbondo Bersama Tim SOPIA Santuni Keluarga Almarhum Abi

Berita Terbaru