SUARAUTARA.COM, Buol – Buka puasa bersama (bukber) oleh sejumlah media yang tergabung di Komunitas Pers Independen Kabupaten Buol (KOPI-Buol) Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan di pondok Pesantren Farid As-Sholeh, Jumat 22 April 2022.

Bukber para insan pers di Bumi Pogogul ini terbilang istimewa, lantaran dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol, Abdiwijaya S.Koni, S.IP, dan Kepala Desa Negeri Lama Kecamatan Bokat Beserta perangkat desa, para tokoh masyarakat, pimpinan dan pengelola Yayasan Pondok pesantren Farid A- Sholeh, Suaib Manto, S.Sos, para santri dan santriwati dari Ponpes Farid As-Sholeh, Ponpes Al-Machmudiyah dan sejumlah pengurus dan Kader Ansor Kabupaten Buol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran anggota DPRD Pak Abdiwijaya, Kades dan Para tokoh dalam bukber ini, tentunya menjadi satu kehormatan bagi kami,” tutur Wawan Hisa, wartawan media online SNews yang juga sebagai kader Ansor Buol.
Menurut Wawan, bukber ini tak lain untuk memetik berkah bulan Ramadan, sekaligus untuk menguatkan silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyyah dengan insan Pers yang ada di Kabupaten Buol.
Kegiatan Gema Ramadhan Buka Puasa Bersama oleh Komunitas Pers di Buol (KOPI-Buol) kali ini mengusung Tema” Insan Pers Berbagi Berharap Berkah”.
Dimomentum itu juga insan pers yang tergabung di Komunitas Pers Independen (KOPI) membagikan paket Sembako Berupa Beras, Mie Instan, Telur dan Minyak Goreng di dua Ponpes, para lansia dan fakir miskin.
“Alhamdulillah paket sembako ini kami kumpul dari hamba Allah yang bersedekah berharap berharap untuk disalurkan ke Dua Ponpes, para lansia dan fakir miskin,”Sebut Rahmat Salakea wartawan Media online Indonesia satu.com.
Sementara Pimpinan Yayasan Ponpes Farid As-Sholeh, Suaib Manto, S.Sos mengucapkan terimakasih dan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh para awak media yang tergabung di KOPI Buol.
“Semoga Kebajikan yang dilaksanakan oleh rekan media ini mendapat berkah dari Allah SWT, serta dapat mengetuk hati hamba Allah lainnya untuk berinvestasi amal jariyah,”pungkas Suaib Manto. (**)

























