SUARAUTARA, Buol – Polres Buol menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda dalam menjaga Kamtibmas Jelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kabupaten Buol”, bertempat di Pendopo Pokabuwando Polres Buol,Rabu (30/11/2022).

Kapolres Buol AKBP. Handri Wira Suriyana,S.I.K,membuka Focus Group Discussion di dampingi oleh Pabung 1305/BT Askari Djabar, humas Pengadilan Negeri Buol Agung Dian Syahputra, S.H,dan Asisten II Drs.Arianto Riuh,M.Si.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir sebagai tamu undangan pada kegiatan FGD kali ini antara lain perwakilan organisasi kepemudaan diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), GP Ansor, HMI, Banser, KONI, KNPI, tokoh pemuda tokoh masyarakat, Pol-PP,dan Insan PERS.

Kegiatan ini di pandu oleh moderator Ismajaya, S.Sos yang membuka ruang diskusi kepada peserta forum Focus Group Discussion tersebut.
Dalam Diskusi tersebut, sejumlah perwakilan organisasi dan tokoh-tokoh pemuda memberikan tanggapan tentang sudut pandang dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Buol.
Asisten II Setda Buol, Drs.Arianto Riuh,M.Si.mewakili Pj Bupati dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pemuda harus di berikan wadah untuk dapat menyalurkan karya-karyanya.
Untuk itu atas nama pemerintah daerah Kabupaten Buol ia ingin memberikan fasilitas untuk para pemuda sebuah wadah yang di dalamnya tersedia fasilitas WiFi agar para pemuda dapat dengan nyaman menyalurkan hobi yang kreatif berorientasi pada pembangunan.
” Pemerintah Daerah akan membuka ruang untuk para pemuda berkarya bukan cuma secara fisik,agar pemuda tidak banyak menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang kurang bermanfaat,” kata Asisten II, dihadapan para peserta GFD itu.
Sementara Kapolres Buol AKBP. Handri Wira Suriyana,S.I.K memberikan Pernyataannya yaitu, “Kita harus menempatkan kembali peran pemuda di tempatnya. Dari awal kemerdekaan Republik Indonesia hingga jaman jas merah dan sekarang,bahwasanya pemuda itu perannya ada di tiga unsur, sebagai stabilisator,sebagai dinamisator dan motivator.peran pemuda sebagai pemersatu bangsa adalah implementasi dari stabilisator. Pemuda bersatu sehingga negara indonesia berdiri sampai saat ini. Pemuda sebagai stabilisator pemersatu dari komponen masyarakat,sebab pemuda mempunyai energi besar, maka saya berharap semua pemuda dapat bersatu sehingga dapat mempengaruhi komponen masyarakat.
Dinamisator implementasinya adalah pemuda sebagai penggerak. yaitu pemuda menjadi penggerak pembangunan Negeri ini bukan cuma fisik tapi juga pembangunan mental, karakter, demokrasi,dan intelektual dan yang terakhir adalah motivator yaitu pemuda memiliki motivasi atau inisiatif untuk menyelesaikan permasalahan Negeri ini” Papar Kapolres Buol.
FGD berlangsung sejak pukul 10.00 hingga pukul 12.00. Kapolres Buol AKBP. Handri Wira Suryana mempersilahkan para peserta FGD untuk makan bakso yang sengaja di minta untuk memasuki area Pendopo Pokabuwando Polres Buol. ***
























