BUOL, SUARAUTARA.COM | Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap rumah ibadah kembali ditunjukkan Pemerintah Desa dan masyarakat Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat.
Dipimpin langsung Kepala Desa Hulubalang, Arlan L. Amalu, warga bergotong royong melakukan pengecoran teras Masjid Nurul Ain, usai Salat Tarawih, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.
Meski dilakukan larut malam di tengah suasana Ramadan, puluhan warga terdiri dari perangkat desa, tokoh Masyarakat dan jamaah tampak antusias. Mereka bahu-membahu menyiapkan adukan semen, mengangkat material, hingga meratakan cor beton di bagian teras masjid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Arlan Amalu menegaskan, walaupun saat ini pemerintah desa terdampak efisiensi anggaran, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus berbuat bagi kepentingan umat.
“Meski ada efisiensi anggaran, semangat pemerintah desa, masyarakat, pengusaha, dan para tokoh agama di Desa Hulubalang tidak surut. Kami sepakat mengumpulkan swadaya untuk memperbaiki fasilitas masjid yang digunakan jamaah selama Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah,” tegas Arlan.
Menurutnya, pengecoran teras dan fasilitas Masjid lainnya menjadi kebutuhan mendesak mengingat meningkatnya jumlah jamaah saat Ramadan hingga pelaksanaan Salat Id nanti.
Salah satu jamaah, Rahman (45), mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pembangunan tersebut.
“Walaupun sudah malam dan selesai Tarawih, kami tetap semangat. Ini demi kenyamanan bersama saat ibadah, apalagi menjelang Idul Fitri jamaah semakin ramai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Haris (38), warga yang turut bekerja, menyebut gotong royong adalah kekuatan utama desa.
“Kami tidak menunggu bantuan besar. Dengan kebersamaan dan swadaya, pekerjaan bisa cepat selesai. Tradisi gotong royong seperti ini harus terus dijaga,” katanya.
Kegiatan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga di bulan suci Ramadan. Pemerintah desa berharap, dengan selesainya pengecoran teras, jamaah Masjid Nurul Ain dapat beribadah lebih nyaman dan khusyuk hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.[red]






















