SUARAUTARA. COM, BUOL – – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/2/2026) pukul 13.52.07 WIB. Berdasarkan analisis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyampaikan bahwa hasil pemutakhiran menunjukkan gempa memiliki magnitudo M5,5 dengan episenter di darat pada kedalaman 10 kilometer, sekitar 50 kilometer timur laut Toli-Toli.
Gempa dangkal ini dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Guncangan dirasakan di Toli-Toli dan Buol dengan skala IV MMI, serta Pohuwato II–III MMI. Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buol, Moh Kachfi Mardjun, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pemantauan lapangan.
“Kami segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan kondisi masyarakat. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa,” ujar Moh Kachfi Mardjun kepada Suarautara, Sabtu (28/2/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.
“Masyarakat kami minta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tidak perlu panik. Pastikan informasi yang diterima bersumber dari BMKG atau BPBD,” tegasnya lagi kepada Santa (28/2/2026).
BMKG mencatat hingga pukul 14.30 WIB terdapat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan M2,7 dan M3,2.
BMKG kembali menegaskan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan evakuasi, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.(u can)
























